OJK Diminta Periksa Laporan Keuangan Garuda Indonesia

oleh -
Istimewa

Jakarta, Posrakyat.com -Adanya laporan dua komisaris terhadap keuangan BUMN. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diminta agar turun tangan melakukan pemeriksaan keuangan maskapai Garuda Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Rhenald Kasali mengatakan, pelaporan keuangan sebuah perusahaan itu biasa terjadi dipasar saham Amerika Serikat. Kejadian seperti ini biasanya karena adanya kepentingan tertentu sehingga mereka membuat kontroversi seperti saat ini.

“Menurut saya, begitu lah game di pasar modal. Ini adalah sangat biasa di mana para kapitalis memainkan uangnya di Wall Street. Sangat menarik kalau kita lihat mengapa ada pemegang saham membiarkan dengan memberikan statement di ujung dari laporan keuangan yang berakibat harga sahamnya jatuh. Pemegang saham seharusnya tidak ingin harga sahamnya jatuh,” ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, Minggu (28/4).

Oleh karena itu, lanjut Rhenald, seharusnya OJK bisa turun tangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap laporan keuangan Garuda Indonesia. Hal tersebut guna memastikan laporan keuangan yang umumkan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) akutanbel dan untuk mengakhiri kisruh yang terjadi belakangan ini.

“Dari situ seharusnya OJK dan lembaga-lembaga yang menangani pengawasan di pasar modal melakukan pemeriksaan. Ini ada apa. Karena di Wall Street itu langsung OJK-nya langsung memeriksa,” kata dia.

Sementara terkait dengan kinerja Garuda Indonesia, Rhenald menyatakan jika kinerja BUMN ini sebenarnya sudah mulai membaik. Harga saham BUMN tersebut juga mulai merangkak naik.

Garuda Indonesia¬†itu sejak Januari harga sahamnya sudah membaik. Jadi ada optimisme,” tandas dia.

Sumber : Liputan 6

Editor : Posrakyat.com

loading...