571 Gram Sabu Diamankan Polres Tolitoli, Oknum Pegawai Lapas Diduga Terlibat

oleh -152 views
Polres Tolitoli gelar jumpa pers terkait penangkapan narkoba jenis sabu yang melibatkan oknum pegawai Lapas, di Tolitoli, Jumat (20/9/2019). [ Foto; Cimok]

Tolitoli, Posrakyat.com – Kepolisian Resor (Polres) Toli-toli melakukan penggrebekan salah satu rumah di perumahan BTN Vila Mas, Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Toli-toli. Dalam penggrebekan tersebut Polisi berhasil mengamankan narkoba jenis sabu – sabu seberat 571 gram. Jum’at (19/9/2019).

Wakapolres Tolitoli, Kompol M. Nur Asjik menjelaskan, penggrebekan yang dilakukan itu berhasil mengungkap peredaran narkoba yang melibatkan salah seorang oknum Pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Tambun berinisial IR.

“Saat penangkapan, oknum petugas LP berinisial IR dan Ns alias Mukti sedang mengkonsumsi sabu di salah satu kamar. Setelah dilakukan penggeledahan, IR melarikan diri tanpa menggunakan baju dan sampai saat ini masih dalam pengejaran,” kata Wakapolres kepada sejumlah wartawan di Toli-toli, Jumat (20/9/2019).

Hasil penggeledahan tersebut ditemukan barang bukti 4 (empat) bungkusan besar dan 1 (satu) sachet ukuran kecil dengan berat total  keseluruhan  571 gram.

Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan penggeledahan tempat tinggal NS alias Mukti di jalan Sona, Kelurahan Nalu, ditemukan sabu – sabu dengan berat 1,40 gram.

Dari hasil pengembangan yang dilakukan pihak kepolisian, Wakapolres Tolitoli menyebutkan, barang bukti yang ditemukan di perumahan BTN Vila Mas diduga kuat adalah barang milik napi Lapas IIB Tolitoli yang bernama Hasan Tawil. Dan  Mukti merupakan kurir dari Hasan Tawil.

“Dari pengakuan Mukti, Hasan Tawil memberi Ia upah Rp 2 juta untuk mengantar bungkusan berisi sabu seberat 600 gram yang ada di rumah tersebut dan ada petugas Lapas,” katanya.

Selanjutnya, aparat langsung menjemput Hasan Tawil di LP kelas IIB Tambun. Namun sempat terjadi ketegangan sebap  petugas Lapas tidak mengizinkan Hasan Tawil dijemput oleh aparat. Sekira Pukul 03.00 Wita, Hasan Tawil barulah dapat digiring aparat. Tetapi  karena kondisinya sakit, aparat lantas membawanya ke RS Mokopido.

Penulis : Cimok

Editor : Zoel

loading...