Banjir Bandang di Kabupaten Poso, Satu Orang Dinyatakan Hilang

oleh -
Banjir bandang menerjang Desa Lengkeka Kecamatan Lore Barat, Kabupaten Poso, Selasa (3/3/2020), sekira pukul 16.00 WITA. [Ist]

Posa, Posrakyat.com – Banjir bandang menerjang Desa Lengkeka Kecamatan Lore Barat, Kabupaten Poso, Selasa (3/3/2020) sore, sekira pukul 16.00 WITA. Akibat banjir itu diperkirakan lima hingga sepuluh unit rumah hanyut dan satu orang dinyatakan hilang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Poso, Sulteng Noldi Tobondo mengatakan pihaknya sudah menerjunkan lima personel untuk melakukan proses evakuasi sejak pukul 18.00 Wita.

“Kalau informasi dari Camat Lore Barat, sejak pukul 16.00 wita sudah lima rumah yang terseret banjir, tapi ini sejak pukul 16.00 ya,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Lore Barat Ruli Labulu yang dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan banjir berasal dari pegunungan di Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) yang berdekatan dengan perkampungan warga.

“Banjir bukan berasal dari sungai kecil namun langsung dari kawasan TNLL yang berada di pegunungan yang kemudian meluncur langsung ke perkampungan warga,” terangnya.

Ia menyatakan saat ini sebagian warga telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman di wilayah desa itu.

“Sebagian besar wilayah Desa Lengkeka dipenuhi lumpur dan kayu serta material bebatuan yang menumpuk di depan rumah warga dan jalan,” ucapnya.

Ia menyatakan sebelum musibah itu terjadi, warga mendengar suara gemuruh di pegunungan sekitar pukul 14.00, tidak berselang lama setelah mendengar suara gemuruh saat hujan deras terjadi, tiba-tiba banjir bandang menerjang desa tersebut.

Menurut Camat, sedikitnya 913 warga Desa Lengkeka harus mengungsi ke sekitar Kantor Camat, sementara warga tiga desa yang berada di seberang banjir belum dapat dikonfirmasi, karena daerah tersebut tidak tersambung signal HP.

Camat menambahkan 10 rumah hanyut terbawa banjir dan satu orang positif dinyatakan hilang.

“Iya, sudah dipastikan 1 orang hilang dan perhitungan sementara ada 10 rumah yang rusak,” kata Ibu Camat via sambungan telpon, sembari mengatakan bahwa kondisi saat itu sudah mulai gelap, sehingga pihaknya langsung mengkoordinir warga untuk dievakuasi.

Saat ini pihaknya memerlukan bantuan, berupa tenda, selimut, lotion anti nyamuk, serta perlengkapan emergency.

Sumber ; Antara

Editor : ZF

loading...