Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi, Polisi Lakukan Buka Tutup Jalan

oleh -
Tampak mobil berwarna merah menerobos banjir yang merendam jalan Trans Sulawesi Desa Ogomatanang, Kecamatan Lampasio, Kabupaten Tolitoli. Foto: Istimewa

PosRakyat – Banjir yang merendam jalan Trans Sulawesi yang berada di dusun Bambuan, Desa Ogomatanang, Kecamatan Lampasio, Kabupaten Tolitoli hingga kini belum surut dan semakin parah, bahkan sebagian besar kendaraan roda empat nekad melewati lokasi banjir dengan kondisi arus yang sangat kencang.

Olehnya itu, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan Satlantas Polres Tolitoli memberlakukan buka tutup jalan.

“Pantauan kami di lapangan hingga pukul 15.00 wita, jalan tersebut sulit dilewati karena air yang menggenangi jalan Trans Sulawesi sebanyak 5 titik,” kata kasat lantas polres tolitoli AKP Muriyanto kepada Pos Rakyat, Jumat 3 September 2021.

Derasnya arus banjir akibat hujan yang terjadi sejak tiga hari terakhir di hulu Sungai Janja membuat pengendara khususnya kendaraan bermotor sangat kesulitan untuk melewati kawasan tersebut mengingat kedalam air yang semakin tinggi.

Untuk mensiasati agar para pengendara kendaraan roda dua bisa melewati lokasi banjir mereka harus rela mengeluarkan dana untuk membayar jasa angkut motor dengan cara digotong.

Sementara di satu sisi sebagian kecil kendaraan bermotor roda empat nekad menerobos derasnya arus banjir meski dikhawatirkan berdampak pada kerusakan mesin kendaraan.

“Guna mengantisipasi terjadinya fatalitas kecelakaan, akan dilakukan buka tutup jalan sementara sembari dilakukan pengerjaan tanggul oleh instansi terkait agar jalan tersebut bisa dilalui kendaraan,’’tandasnya.***

Penulis: Satriani