BAZNAS Sulteng Resmikan Masjid Darurat di Sigi, Jadi Simbol Kebangkitan Pascagempa

oleh -
oleh
Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Tengah, Hatamuddin Tamrin, meresmikan Masjid Darurat Al Muhajirin di Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Senin (29/6/2026). FOTO: IST

Posrakyat.com – Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Tengah, Hatamuddin Tamrin, meresmikan Masjid Darurat Al Muhajirin di Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Senin (29/6/2026).

Peresmian masjid darurat tersebut menjadi simbol bangkitnya semangat spiritual dan kebersamaan masyarakat pascagempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo yang sebelumnya merusak sejumlah fasilitas umum, termasuk Masjid Al Muhajirin.

Masjid darurat berukuran 10 x 10 meter lengkap dengan teras itu dibangun sebagai solusi cepat agar masyarakat tetap dapat melaksanakan ibadah berjamaah selama proses pembangunan kembali masjid permanen berlangsung.

Baca Juga: Merasa Dirugikan, Irwan Lapatta Somasi Bupati Sigi soal Dugaan Pencemaran Nama Baik

Baca Juga: PT Cocoman Minta Penyidikan Dihentikan Jika Tak Ada Bukti Pidana

Bangunan tersebut mampu menampung sekitar 150 jamaah dan diharapkan menjadi pusat aktivitas keagamaan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Hatamuddin Tamrin mengatakan musibah gempa yang dialami masyarakat merupakan ujian yang harus dihadapi dengan kesabaran dan kebersamaan.

“Beberapa waktu lalu kita diliputi ketakutan dan kecemasan akibat gempa. Masjid kita rusak berat, namun hari ini Allah menghadirkan keberkahan melalui berdirinya masjid darurat ini sebagai tempat ibadah sementara,” ujarnya.

Menurut Hatamuddin, pembangunan masjid darurat bukan sekadar menghadirkan fasilitas sementara, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian bersama dalam menguatkan kembali kehidupan sosial dan spiritual masyarakat terdampak bencana.

Pembangunan masjid tersebut didanai melalui zakat, infak, dan sedekah para muzakki yang disalurkan melalui Program BAZNAS Tanggap Bencana dan BAZNAS Sulteng Peduli.

Seluruh proses pembangunan dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat, relawan TNI-Polri, serta Tim BAZNAS Tanggap Bencana.

Hatamuddin juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan memakmurkan masjid dengan rutin melaksanakan salat berjamaah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *