Dibiayai Negara, TP4D Donggala Diminta Bekerja Progresif!

oleh -30 views
Foto: Istimewa

Donggala, Posrakyat.com – Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Donggala (Kejari) dinilai lemah karena masih adanya proyek yang diduga terbengkalai.

Menanggapi hal itu, Penggiat Anti Korupsi Sulteng Anwar Hakim, bicara soal TP4D dibiayai oleh Negara yang tentu fungsinya harus maksimal sesuai tugas.

“TP4D itu dibiayai oleh Negara, jadi harus bekerja secara progresif jangan sampai ada proyek terbengkalai, itu akan jadi bomerang buat mereka,” tuturnya Selasa (23/9/2019).

Ia juga tak sepakat, jika belum ada pengawasan dilakukan di lapangan buka berarti lemah, tetapi harus menunggu laporan dari Dinas terlebih dahulu.

“TP4D MoU dengan Pemda tugasnya melakukan pencegahan dan pengawasan. Alangkah malunya Kejaksaan jika sudah ada TP4D masih ada proyek terbengkalai,” kata dia.

Anwar juga menegaskan bukan berarti juga jika telah diawasi oleh TP4D akan tidak ada lagi unsur mengarah ke Tindak Pidana Korupsi.

“Juga akan jadi sorotan jika TP4D melakukan pengawasan dan pendampingan secara penuh. Tapi jika pendampingan dilakukan hanya awal dan akhir saja TP4D dianggap tameng saja karena tak berfungsi, dalam sebuah kegiatan pemerintahan dan justru dimanfaatkan eksekutif,” paparnya.

Sebaliknya, keberadaan TP4D ini juga bisa saja jadi alat para pejabat untuk menunjukkan seakan akan proyek-proyek tidak bermasalah karena dalam pendampingan TP4D sehingga seluruh pekerjaan dianggap tak bermasalah.

Reporter: Tim

loading...