Eks Napiter Dukung Pemerintah Tangani Situasi Kamtibmas di Poso

oleh -

Palu, PosRakyat.com – Aksi terorisme yang terjadi di sejumlah negara termasuk di Indonesia, didasari atas tumbuhnya pemikiran radikal dalam diri individu. Radikalisme bisa dilawan oleh pemahaman ideologi yang kuat.

” Sebab radikalisme timbul karena pemikiran, karena itu yang bisa menyelesaikan juga adalah pemikiran. Ideologi dengan ideologi,” kata WR mantan eks Napiter yang saat ini tinggal di kabupaten Poso dan pernah menjalani proses hukum terkait terorisme.

Dia menambahkan, saat ini ia berusaha untuk tidak lagi terkontaminasi dan ikut-ikutan dalam kegiatan radikaliseme bahkan ke arah terorisme dan akan membantu pihak aparat keamanan untuk menjaga situasi kamtibmas di Poso.

Menurut WR, saat ini sebagian besar eks Napiter sekarang mendukung kebijakan pemerintah untuk membantu menciptakan situasi Kamtibmas aman dan damai di wilayah Poso dan Sulteng, serta mendukung pelaksanaan operasi keamanan dalam menyelesaikan permasalahan terorisme di Poso.

WR menyarankan dan menghimbau kepada teman – teman simpatisan lainnya untuk tidak lagi bergabung dan melakukan kegiatan yg mengarah ke aksi terorisme yang dapat mengganggu situasi kamtibmas serta dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

WR menjelaskan, bahwa pemahaman maupun idiologi keras ke arah radikalisme dapat menjadi dasar seseorang melakukan aksi terorisme, sehingga pihak terkait harus melakukan program untuk mencegah penyebaran paham maupun idiologi yang mengarah ke tindakan radikalisme melalui pendekatan dari pihak pemerintah serta melakukan pendekatan dan pengawasan terhadap masyarakat yang sudah mulai terpapar radikalisme.

“Beberapa eks Napiter kasus Terorisme sudah kembali ke masyarakat dan hidup Normal dan kembali melakukan pekerjaan – Pekerjaan seperti membuka bengkel dan wirausaha baik yg di fasilitasi oleh pihak kepolisian dan pemerintah daerah dalam rangka Deredikalisai.” Ungkapnya.¬† [Thio/ZF]

loading...