Gaji dan Tunjangan Aparat Desa Puse Dampal Selatan Belum di Bayarkan

oleh -
Kades Desa Puse Rabding NR Dg Petobo (foto : Posrakyat.com)

Tolitoli, Posrakyat.com – Sejumlah Aparat Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Puse, Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli, mengeluhkan gaji dan tunjangan mereka yang sampai saat ini belum di bayar.

“Ini sudah memasuki bulan ke lima namun gaji belum kunjung tiba,” terang Kades Puse, Rabding, di hadapan para wartawan di salah satu warkop yang ada di Kabupaten Tolitoli, Jumat (5/8/20) pukul 16.30 Wita.

“Gaji dan tunjangan aparat Desa Puse, 5 bulan, belum di bayarkan terhitung dari bulan April sampai dengan bulan Agustus 2020. Dari 5 bulan itu yang baru di bayarkan baru 3 bulan,” jelas Kades Puse penuh kesal.

Menurut Kepala Desa Puse, alasan gaji dan tunjangan tidak terbayar habis disebabkan ada terjadi pemotongan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) tahap dua oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tolitoli. Akibatnya, hak aparat desa dan BPD tidak bisa terbayar semua di akibatkan dengan keterbatasan anggaran.

Kades Puse, Rabding NR Dg Petobo, ketika dikonfirmasi membenarkan gaji dan tunjangan aparat desa dan BPD tahun 2020  belum terbayar habis. Hal ini diakibatkan karena terjadi pemotongan anggaran ADD oleh Pemda Kabupaten Tolitoli.

“Jadi, saya tidak bisa bayar habis aparat desa dan BPD punya gaji karena memang anggaran tidak cukup. Kami punya anggaran ADD itu 20 persen juga belum cair, baru mereka (Pemda) potong lagi,” kata Rabding.

Dijelaskan Kades, pemotongan ADD oleh Pemda Kabupaten Tolitoli dikarenakan Pemda mengalami defisit anggaran. Pemotongan tidak hanya terjadi di Desa Puse, tetapi hampir semua desa di Kabupaten Tolitoli. [Sahar L.]

loading...