Gubernur Sulteng Paparkan Langkah Penanganan Covid-19 di Sulteng kepada Presiden

oleh -
oleh
Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura saat mengikuti Rakor bersama Presiden Jokowi secara virtual dari ruang Press Conference Kantor Gubernur Sulteng, Sabtu 7 Agustus. Foto: Humas Pemprov Sulteng

Gubernur juga meminta Kepala BPKAD, BPBD dan Dinkes agar segera memenuhi kebutuhan obat alat perawatan kesehatan, distribusi oksigen bantuan dari IMIP. Gubernur menegaskan Tidak ada gunanya ada pemerintah kalau kondisi permasalahan di masyarakat tidak bisa di selesaikan

“Kepala Kejaksaan Agung sudah sampaikan, kalau untuk anggaran penanganan Covid jangan takut merealisasikan sepanjang jangan masuk kantong pribadi, kita ikuti itu kita harus peka melihat kondisi masyarakat, karena tidak ada gunanya kita membangun kalau masyarakat kita sakit, banyak meninggal karena Covid,” tegas gubernur.

Gubernur meminta agar segera disalurkan beras cadangan yang ada di Bulog. Setiap kabupaten dan kota masing – masing 100 Ton dan kalau masih kurang bermohon ke gubernur akan segera di bantu dan gubernur meminta agar dipastikan seluruh bantuan pemerintah sampai kepada masyarakat.

Bilamana kasus Covid masih meningkat, gubernur meminta Rumah Jabatan (Rujab) Siranindi 2 dan Rujab Sekda yang baru dibangun dijadikan tempat isolasi terpusat dan gedung – gedung pemerintah lainnya, Dinas Perhubungan juga harus meminta agar Kapal Laut tempat Isolasi Mandiri dimohon untuk Banggai dan Palu, jika kasus Covid masih tinggi.

Gubernur setiap pagi, atau minimal setiap dua hari akan menghubungi langsung bupati dan walikota untuk memastikan penanganan covid di daerah dan gubernur juga mengharapkan agar langkah langkah strategis ini, dapat segera dilaksanakan oleh masing -masing OPD teknis Pemda Propinsi Sulteng, jangan terlambat untuk melaksanakan karena kalau lambat pasti masyarakat kita jadi korban.***

Sumber: Humas