Izin P-IRT Jadi Sandungan UMKM Dagang di Pasar Online

oleh -
oleh
Sosialisasi program Kadin Smart di Banawa Selatan Kabupaten Donggala. FOTO DOK: KADIN DONGGALA

PosRakyat – Sejumlah warga pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala mengaku kesulitan menjual hasil kerjanya ke publik. Pasalnya mereka belum mendapat izin Produksi Industri Rumah Tangga (P-IRT) dari dinas terkait di Pemkab Donggala. Tujuan P-IRT supaya dapat diakui standar produksinya dan bisa memperluas distribusi produk.

Hal itu dikemukakan salah seorang pelaku UMKM Banawa Selatan, Nursia saat sosialisasi program Kadin Smart Kabupaten Donggala pada Jumat pekan lalu.

Ia bertanya, bagaimana cara mengurusnya. Sebab produk mereka masih kesulitan untuk dipasarkan lantaran belum memilik izin P-IRT.

Keluhan ini rata – rata disampaikan pelaku UMKM di Kabupaten Donggala sepanjang sosialisasi program Kadin Smart di 19 titik wilayah Donggala.

Sementara, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Donggala, Rahmad M. Arsyad menyampaikan bahwa keluhan ini menjadi problem yang harus diselesaikan bersama semua pihak terkait. Agar UMKM di Donggala bisa memasarkan produknya lewat market place  atau pasar digital.