Jadi Pembicara di Seminar Nasional Ekonomi Islam, Wabup Yasin Paparkan Kondisi Donggala

oleh -49 views
Wabup Donggala , Moh Yasin, (ke tiga dari kiri) hadiri roadshow Seminar Nasional Ekonomi Islam di Wisma Donggala, kota Palu. [ Foto; JR]

Donggala, Posrakyat.com –Wakil Bupati Donggala Moh Yasin menjadi pembicara seminar Nasional Ekonomi Islam yang dilaksanakan Universitas Alkhairat, yang digelar di Wisma Donggala, Palu, Kamis (19/9/2019)

Seminar dengan sub tema menakar peluang pengembangan ekonomi syariah di Sulawesi Tengah pasca penetapan ibu kota baru juga dihadiri bupati Sigi Irwan Lapata.

Pada pengantarnya Moh Yasin mengatakan secara spesifik kabupaten Donggala belum menerapkan ekonomi syariah namun hampir 89 persen warga Donggala beragama Islam sudah dipastikan aktifitas ekonomi sudah berbasis syariah.

“Namun pada prinsipnya potensi ekonomi syariah besar di Donggala,” katanya.

Dalam seminar yang juga dihadiri Suhaedi, kepala Departeman Ekonomi Keuangan Syariah Bank Indonesia ini, Moh Yasin lebih banyak memaparkan kondisi umum kabupaten Donggala.

Disampaikannya posisi Donggala sangat strategis karena berada dijalur lalu lintas pelayaran internasional. Selain itu laut Donggala menyimpan potensi perikanan yang besar. Namun kata Yasin potensi tersebut belum digarap dengan maksimal.

Donggala mempunyai kekayaan sumber daya alam yang melimpah, namun tingkat kemiskinan sangat tinggi diatas angka kemiskinan provinsi. Realitas tersebut kata eks ketua DPRD Donggala ini menjadi paradoks dan harus segera dicarikan jalan keluarnya.

“Memang sudah tidak boleh lagi berjalan normatif, Pemkab Donggala harus sudah berlari mengejar ketertinggalan agar bisa sejajar dengan daerah-daerah maju di Sulteng,” ujarnya.

Yasin mengatakan banyak potensi sumber daya alam Donggala dieksploitasi sedemikian rupa namun belum berdampak signifikan pada pendapatan daerah.

“Ada ribuan ton ikan setiap bulannya yang dihasilkan oleh para nelayan namun Pemkab Donggala belum dapat mengintervesi sehingga potensi itu tidak menjadi PAD,” papar Yasin

Menurutnya ada permasalahan dalam pengelolaan SDM dan SDA di Donggala sehingga harus segera dibenahi. Di awal tahun periode kedua bupati Donggala Kasman Lassa Pemkab membuat trobosan melalui kebijakan yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan peningkatan PAD Donggala.

“Ekonomi meski berjalan seimbang, selain dirasakan oleh masyarakat juga harus dirasakan oleh daerah dalam bentuk PAD. Saat ini kami membuka kerjasama dengan Pemkot Balikpapan sebagai salah satu jalan keluar menekan angka kemiskinan di Donggala,” tutupnya.

Penulis : Jose R

loading...