Kadis Sosial Touna Akan Bawa Kasus Anaknya ke Kapolda dan Kapolri

oleh -
Kantor Mabes Polri. Foto: Istimewa

Mohammad Kusno cari keadilan ke Kapolda dan Kapolri

Touna, Posrakyat.com – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tojo Una Una, Sulawesi Tengah Mohammad Kusno, merasa dikriminalisasi soal dua anaknya Aulia dan Puput yang ditahan oleh Polres Touna atas dugaan pengeroyokan.

“Saya tidak bisa memaksakan kehendak (kalau tidak bisa penangguhan). Saya mau cari keadilan, dan saya akan surati Kapolda dan saya akan Surati Kapolri,” tegas Kusno Rabu (19/6/2019).

Ia mengatakan, dia meminta penangguhan kepada Polres Touna, namun jika melihat situasi penangguhan tersebut tidak bida dipenuhi.

“Saya mau cari keadilan, saya pe anak tidak melakukan itu pengeroyokan itu tidak ada. Itu pengeroyokan itu tidak ada,” tegasnya lagi.

Lanjut dia mengatakan awal penahanan dua anaknya yang punya itu, istri sirihnya memanjat tembok untuk masuk ke rumah Kusno yang ditempati istri sirihnya.

“Itu kan saya ape rumah,” ujar Kusno.

Lanjut, sebelum terjadi dugaan pengeroyokan Kusno meminta rumahnya yang beralamat di Desa Sumoli, Kecamatan Ratolindo yang ditempati istri sirihnya itu untuk dikosongkan.

Namun istri sirihnya memaksa untuk tetap menempati rumah itu dan anaknya Aulia dan Puput tidak terima dan terjadi lah dugaan pengeroyokan kepada Siti dan Munira.

Siti dan Munira melapor ke Polres dengan tuduhan dugaan pengeroyokan. Sementara itu Aulia dan Puput juga melapor ke Polres namun menurut Kusno belum tahu perkembangan.

“Enggak tahu apa kah nanti saya diperiksa 21 Jumat terkait ini (laporan Aulia dan Puput) atau bukan,” ujarnya.

Reporter: Jepry/Situr

 

loading...