Kamu Perlu Tahu! 5 Sistem Pendidikan Terbaik di Dunia

oleh -
ilustrasi belajar

posrakyat.com – Pendidikan menjadi salah satu kunci kesuksesan dan keberhasilan sebuah negara. Tak ayal, pemerintah terkadang merubah kurikulum agar lebih baik dan disesuaikan dengan kebutuhan dan situasi negara saat itu. Merujuk pada sistem pendidikan di dunia, banyak sekali sistem pendidikan yang dapat dijadikan sebagai referensi memajukan peradaban pendidikan di negara sendiri. Setiap sistem pendidikan pasti memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing tanpa keluar dari konsep akademiknya.

Berikut kami merangkum beberapa sistem pendidikan yang mumpuni dari berbagai negara,

  1. Finlandia

Tak diragukan lagi, Finlandia memang pantas menjadi panutan dalam hal pendidikan.

Meski tidak mengadakan Ujian Nasional bagi siswanya, sistem pendidikan di Finlandia patut diperhitungkan.

Finlandia diketahui menginvestasikan 7% dari APBN untuk pendidikan yang memberikan angka harapan sekolah selama 17 tahun.

Negara ini memilih menekankan pendidikannya melalui pemilihan guru terbaik untuk menopang kemampuan siswanya. Dan lagi, Finlandia telah membiasakan kegiatan literasi sejak dini. Hal ini membuat Finlandia menjadi negara dengan minat baca tertinggi di dunia.

Pendidikan anak dimulai pada umur 6 tahun, yang berarti orang tua dapat membangun hubungan terbaiknya selama 5 tahun tanpa perlu menyekolahkan anak di PAUD. Namun, jika orang tua ingin menyekolahkan anaknya segera, orang tua bisa mendaftarkan anaknya melalui program pendidikan dan perawatan anak usia dini. Program ini menitik beratkan pendidikan pada “pertumbuhan seimbang” melalui model pembelajaran “belajar melalui permainan”.

Finlandia tidak membagi pendidikan dasar menjadi SD dan SMP. Mereka menawarkan pendidikan struktur tunggal dengan 9 tahun belajar/ 190 hari per tahun. Pendidikan ini memberikan keluasan pada sekolah untuk merevisi kembali kurikulum mereka dengan menyesuaikan pada kebutuhan siswanya.

  1. Korea Selatan

Tidak hanya terkenal lewat budaya Kpop dan Kdramanya, Korea Selatan juga terkenal dengan sistem pendidikan 16 jam perharinya.

Korea Selatan juga menganut sekolah full day, yang berarti sekolah aktif sampai hari sabtu. Tidak hanya itu, pendidikannya juga mewajibkan siswa untuk mengikuti setidaknya satu bimbingan belajar demi menunjang nilai akademik di sekolahnya.

Ada 5 mata pelajaran utama di sana, yaitu Matematika, Sains, Bahasa Korea, Studi Sosial, dan Bahasa Inggris. Orang tua di Korea Selatan senantiasa mendukung anak-anaknya untuk mendapatkan nilai yang bagus di sekolah.

Guru merupakan profesi yang sangat dihormati di Korea Selatan. Hari guru di Korea diperingati setiap tanggal 15 Mei.

  1. Cina

Negara yang satu ini memiliki sistem pendidikan yang menitikberatkan pada disiplin, hormat, dan menghargai sesuatu. Cina menganjurkan siswa untuk tidur siang singkat setelah makan saat jam istirahat. Hal ini dipercaya dapat meningkatkan nilai produktifitas siswa. Guru juga sangat dihargai di Cina, tak hanya di bidang akademik namun juga nonakademik. Siswa tidak dipaksa ke sekolah normal, mereka juga bisa memilih pendidikan lain seperti bela diri, kungfu, sekolah olahraga, atau lainnya.

Ada satu hal yang membuat siswanya terpacu untuk belajar lebih giat. Yaitu terdapat papan besar disekolah dimana nama dan rangking siswa terpampang dengan jelas. Hal ini membuat siswa yang malas belajar akan malu dengan nilainya dan beruaha untk mendapatkan nilai yang lebih bagus lagi.

  1. Rusia

Pendidikan di Rusia memang agak sedikit berbeda dan terkesan cukup mengekang. Namun, hal ini  yang membuat Rusia menjadi salah satu negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia.

Rusia memperingati hari ilmu pengetahuan setiap tanggal 1 September. Hari ini maksudnya adalah hari pertama siswa memulai tahun ajaran baru yang juga dikenala sebagai “Lonceng Pertama” atau “Perviy Zvonok”.

Siswa tidak memiliki pilihan lain selain mata pelajaran yang telah ditentukan sesuai standar kurikulum. Seperti jurnalisme, membuat film, musik, mereka tidak diberikan pilihan.

Norwegia juga tidak menganut kata “IPK”, melainkan hal yang lebih detail. Mereka membagi siswanya sesuai kategori berdasarkan nila mereka. Kategori tersebut adalah : voechniky (siswa gagal), troechniky (siswa dengan nilai memuaskan), khoroshysty (siswa baik), dan otlichniki (siswa unggul). Nilai yang diberikan dimulai dari 2 (gagal), 3 (memuaskan), 4 (baik), 5 (unggul).

  1. Norwegia

Sistem pendidikan di Norwegia dimulai dari usis 6 hingga 16 tahun. Sekolah dasar dimulai di usia 6 tahun dan tamat pada usia 13 tahun. Ini berarti sekolah dasar hingga kelas 7. Siswa tidak menerima nilai resmi dari guru, melainkan sejenis komentar dan nilai tidak resmi dengan tujuan mengevaluasi pendidikan siswa.

Pendidikan sekolah menengah pertama dimulai di usia 12 atau 13 tahun, selama 3 tahun. Berarti sekolah menengah pertama diakhiri di kelas 10. Di kelas 8, siswa dapat memilih studi tambahan Inggris atau Norwegia dan bahasa asing (Prancis, Spanyol, Jerman)

Sementara pendidikan Sekolah menengah atas, siswa dapat memilih jenis jalan sub tergantung dari kemauan mereka sendiri.

Juga ada sekolah Internasional, yang mengajarkan pelajaran spesial berbasis Inggris dengan kurikulum yang lebih baik.

 

(ZF)

 

loading...