Kejari Donggala Tahan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Rio Pakava

oleh -
Ketiga tersangka saat digiring ke mobil tahanan setelah menjalani pemeriksaan. (Foto : SG)

Donggala, Posrakyat.com- Kejaksaan Negeri (Kejari) Donggala menetapkan tersangka mantan kepala dinas Nakertrans kabupaten Donggala berinisial ‘S’ terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di kecamatan Riopakava, kabupaten Donggala. Kamis (10/10/2019).

Dikatakan Kajari Donggala, Selain mantan kepala dinas Nakertrans kabupaten Donggala yang juga sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek tersebut, dua (2) lainnya yaitu seorang kontraktor berinisaial “SP” dan seorang konsultan pengawas berinisail “FL” juga ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan. Para tersangka kemudian di cebloskan ke rumah tahanan (Rutan) Donggala yang saat ini tergabung dengan Lapas Petobo Palu .

“Kamis siang tadi, penyidik telah menetapkan tiga tersangka pada proyek pembangunan jalan di Rio Pakava dan hari ini langsung kita tahan guna proses penyidikan,” ungkap Kajari Donggala, Yuyun Wahyudi, SH., MH di damping kasi Pidsus, Palupi Wiryawan dan Kacabjari Sabang, Erfandi.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Kajari, proyek itu tidak sesuai dengan spesifikasi seperti yang tercantum dalam kontrak pekerjaan. Hal itu sebutnya, menimbulkan kerugian Negara hingga Rp1,4 miliar.

Diketahui, proyek pembangunan jalan yang menghubungkan desa Ngovi ke desa Bonemarawa, kecamatan Rio Pakava yang bersumber dari anggaran APBN tahun 2017 dengan nilai kontrak Rp. 9.994. 404.000 yang dikerjakan oleh PT SSS dan CV RE sebagai konsultan pengawas.

Penulis : Zoel

loading...