Korban Banjir Sentani Diperkirakan Akan Terus Bertambah

oleh -
Aparat dibantu warga mengevakuasi korban banjir bandang di Sentani, Jayapura, Papua, Minggu, 17 Maret 2019. ( Foto: Suara Pembaruan / Robert Isidorus )

Sentani, Posrakyat.com – Banjir bandang menerjang Sentani, Jayapura. Korban jiwa sebanyak 70 orang sementara, 43 orang dinyatakan mengalami luka – luka.

Dilansir dari laman cnnindonesia.com, Kol Inf Muhammad Aidi selaku Kepala Penerangan Daerah Militer XVII Cenderawasih mengatakan, prediksi jumlah korban dari bencana banjir masih akan terus meningkat.

“Karena banyaknya warga yang melaporkan kehilangan kerabat mereka,” ujarnya, Minggu (17/3).

Bukan hanya korban jiwa, banjir bandang Sentani juga memaksa lebih dari 1.500 orang mengungsi. Pengungsi itu tersebar di beberapa lokasi terdampak banjir. 

“Para pengungsi di kompleks BTN Bintang Timur sebanyak 150 kepala keluarga (KK), BTN Gajah Mada 20 KK, Doyo 200 orang, Kemiri 200 orang, di Panti Jompo 23 orang, di komplek HIS 300 orang dan di SIL 400 orang,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal.

Kamal menyebut lokasi yang paling parah terkena banjir bandang adalah Kelurahan Dobonsolo, Doyo Baru, dan Hinekombe.

“Di sina ada sejumlah perumahan yang rusak berat, serta ditemukan banyak korban,” tutur Kamal.

Banjir bandang Sentani terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jayapura dan sekitarnya sejak Sabtu (16/3) sore hingga malam hari.

Sementara kerusakan material mencapai 350 rumah rusak parah, tiga jembatan rusak berat, delapan drainase hancur, dan empat ruas jalan rusak berat.

“Ada juga satu pasar rusak, dua gereja, satu masjid dan 104 rumah toko rusak berat,” ucap Kamal.

Sumber : cnnindonesia

loading...