KSPI Gelar Unjuk Rasa Penolakan RUU Cipta Kerja

oleh -
Ilustrasi

Jakarta, Posrakyat.com – Penolakan RUU Cipta Kerja terus bermunculan. Salah satunya adalah unjuk rasa yang dilakukan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di Jakarta, hari Selasa (25/8). Unjuk rasa tersebut melibatkan massa dari kalangan buruh, petani, dan pedagang kaki kima di wilayah Jabodetabek.

Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI, Kahar S. Cahyono mengatakan kegiatan tersebut akan digelar di Gedung DPR RI dengan agenda menolak Omnibus Law, RUU Cipta Kerja dan stop PHK. Massa dijadwalkan berkumpul di depan gedung TVRI, Jakarta Pusat, pada pukul 10.30 Wib.

Menindaklanjuti unjuk rasa tersebut, Polda Metro Jaya menyiapkan 5.800 personel gabungan TNI-Polri untuk mengamankan aksi tersebut.

Dilansir detik.com, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan 5.800 personel tersebut dikerahkan mengamankan demo dengan menerapkan pendekatan persuasif dan humanis.

“Kita mengharapkan yang demo bisa tertib, jangan sampai mengganggu ketertiban atau kegiatan masyarakat. Kita upayakan, antisipasi pendemo ini dari orang-orang yang coba buat rusuh,” jelas Yusri.

Di lain tempat, unjuk rasa berlangsung di Gedung Walikota Jakarta Timur di kawasan Pulo Gebang. Aksi tersebut dilakukan oleh sejumlah pedagang kaki lima di sekitar bantaran Banjir Kanal Timur. Aksi tersebut digelar pukul 09.00 Wib untuk menuntut perolehan izin pedagang usai penutupan lapak sejak Maret 2020.

Editor : RE

loading...