Lolos ke PON XX Papua, Cabor Sepatu Roda Target Medali

oleh -
Atlet Cabor Sepatu Roda, Muhammad Sadam sedang melangsungkan latihan di Sirkuit Sepatu Roda Hutan Kota Palu, Rabu 28 Juli 2021. Foto: Ist

PosRakyat – Ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang sudah ditetapkan pada Oktober 2021 mendatang Cabang Olahraga (Cabor) Sepatu Roda Sulawesi Tengah (Sulteng) berhasil meloloskan satu orang atlet putra terbaiknya, Muhammad Sadam.

Tiket lolos ke PON XX Papua setelah Muhammad Sadam menampilkan performa terbaik pada ajang Pra PON September lalu.

Menurut pelatih Sepatu Roda, Tesar Abdul atletnya bisa meraih medali di PON XX Papua nanti. Ia mengaku optimis meraih medali dengan melihat performa dan perkembangan latihan atlet.

“Insya Allah kita sudah di performa terbaik. Kita tetap optimis walaupun jam terbangnya sekarang agak berbeda, tapi kita tetap optimis bisa meraih medali, ” tegas Tesar usai memantau latihan atletnya, Muhammad Sadam di Sirkuit Sepatu Roda Hutan Kota Palu, Rabu 28 Juli 2021.

Apalagi kata dia, Muhammad Sadam merupakan atlet asli berasal dari Sulteng. Tesar mengemukakan bahwa Cabor Sepatu Roda ingin menunjukkan kepada publik bahwa Sulteng juga mempunyai atlet Sepatu Roda yang berbakat.

Dari enam atlet Sulteng yang mengikuti ajang Pra PON hanya Muhammad Sadam yang lolos ke PON Papua. Tesar mengakui yang menjadi pesaing utama pada PON Papua nanti ada tiga daerah, alasannya karena jam terbang mereka yang sangat tinggi.

“Yang perlu dikhawatirkan, mungkin inilah, kita fokusnya DKI, kemudian ada juga Jawa Barat, dan Kalimantan karena jam terbangnya lebih tinggi,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Tesar menekankan bahwa fokusnya saat ini internal atlet. Harapannya kepada pemerintah daerah dan Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) sirkuit Sepatu Roda lebih di permantap lagi sesuai standar nasional.

Namun demikian ia bersyukur lantaran pengajuan untuk pembangunan sirkuit sudah dipenuhi oleh pemerintah. Sebelumnya Tesar mengaku latihannya di pinggir jalan. Kadang mereka ditegur oleh masyarakat pengguna jalan.

“Kemarin sirkuitnya sudah di acc. Tidak ada tempat latihan. Biasanya kami main di pinggir jalan sampai kena marah masyarakat,” tutur Tesar.

Sementara Atlet Sepatu Roda, Muhammad Sadam mengaku persiapan dan latihannya menjelang PON dalam kondisi baik dan siap untuk berlaga di Papua. Standar latihan dan Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) sudah sangat baik dan dapat menunjang kesiapan atlet, khususnya Cabor Sepatu Roda.

“Kesiapannya baik. Gizi dan fasilitas semua dipenuhi oleh KONI. Tehnik dan speed masih sementara terus dilatih,” ujar Muhammad singkat.***

Penulis: Bob