Pelabuhan Donggala Dikembangkan ke Gonenggati

oleh -
Kondisi aktivitas pelabuhan Donggala saat ini ( Foto : Jamrin AB)

Donggala, Posrakyat.com –Wilayah Kerja Pelabuhan Donggala tahun ini akan dibangun oleh Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Hal ini sebagai rangkaian pengembangan pelabuhan di tiga kawasan Teluk Palu pascabencana gempa bumi dan tsunami yang sebagian sarananya mengalami kerusakan sehingga diperbaiki dan ditingkatkan. Selain itu sebagai upaya memenuhi pelayanan bongkar muat barang yang semakin meningkat serta persiapan pelayanan kapal penumpang.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kerja (Wilker) Pelabuhan Donggala, Almbin Marawata, SH, MH di Donggala belum lama ini terkait pengembangan pelabuhan. Menurutnya khusus wilaya kerja Donggala pengembangan berada di kawasan Anjungan Wisata Goenggati batas Kelurahan Tanjung Batu dengan Kelurahan Kabonga Kecil, Kecamatan Banawa, “Dipilihnya tempat ini karena selain strategis dan areanya cukup luas dapat dikembangkan juga telah mendapat persetujuan bersama Bupati Donggala dengan tim dari pemerintah pusat dianggap memenuhi syarat,” jelas Almubin.

Persetujuan Bupati Donggala Kasman Lassa telah dilayangkan dalam bentuk surat untuk proses hibah sejak akhir tahun lalu ditujukan ke Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhanan Kelas II Teluk Palu di Pantoloan. Lahan tersebut pihak Pemda Donggala menghibahkan pada KSOP Teluk Palu sebagai pengelola dengan harapan memperhatikan titik pelabuhan yang ada di wilayah Pemerintahan Kabupaten Donggala seperti kawasan Pelabuhan Donggala, Wilayah Wani dan Wilayah Ogoamas yang terdampak pada saat terjadinya gempa bumi dan tsunami tanggal 28 September 2018 lalu.

Berdasarkan rencana pengembangan khusus pelabuhan wilayah kerja Donggala akan menalan biaya sekitar Rp 100 milyar merupakan anggaran dari pemerintah pusat. Pembangunan dan pengembangan pelabuhan Donggala sejak lama menjadi keinginan masyarakat dan pelaku usaha agar dapat lebih nyaman dalam melakukan aktivitas bongkar muat. Bahkan menurut Almubin ke depan khusus di wilayah kerja Donggala selain tetap ada kegiatan kapal kargo untuk bongkar-muat barang, juga difokuskan untuk kapal penumpang.

“Kapal penumpang sangat cocok untuk di Donggala karena ke depan wilayah Pantoloan itu fokus pada aktivitas bongkar-muat barang, sehingga keberadaan kapal penumpang di Dongala ini merupakan peluang besar bagi pengembangan ekonomi yang lebih baik,” kata Almubin dengan optimis.

JAMRIN AB

loading...