Pembangunan Pagar Keliling Sentra Tenun Ikat Donggala Disorot, Ini Kata Kasat Reskrim Polres Donggala

oleh -
Pembangunan pagar keliling sentra tenun ikat Donggala. Foto: ZF

PosRakyat – Proyek Pembangunan Pagar Keliling Sentra Tenun Ikat Donggala, di Desa Limboro, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Sulteng, disorot.

Salah satu yang menyoroti adalah Koordinator From Pemuda Peduli Daerah (FPPD) Sulteng, Eko Arianto mengatakan, bahwa berdasarkan informasi yang diperolehnya diduga proyek tersebut tidak sesuai spesifikasi teknis.

Adapun permasalahan pada proyek tersebut kata Eko, yakni terkait dengan tulangan pagar yang tampak tidak sesuai gambar kerja.

“Kalau di gambar kerja itu tulangan tiang harusnya ditanam lebih dalam, namun faktanya tidak demikian,” ungkap Eko, Minggu, 19 Juni 2022.

“Kami menduga pekerjaan ini asal-asalan. Kami juga punya data foto gambar dan foto fisik,” tambah Eko.

Lanjut Eko menjelaskan, proyek ini melekat di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Donggala dengan pagu Rp. 1.100.000.000,00.

Nama Pemenang adalah CV. ABABIL alamat Jl. Pekuburan Cina Kelurahan Boya Kecamatan Banawa, Donggala.

“Kami harap Tipikor Polres Donggala untuk menyelidiki dugaan adanya tindak pidana pada proyek tersebut,” pinta Eko.

Apa lagi dia menyebut ada temuan di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait proyek yang menelan anggaran Rp1 miliar itu.

Menanggapi masalah ini, Kasat Reksrim Polres Donggala Iptu Ismail, SH saat dihubungi PosRakyat.com mengatakan, pihaknya tidak tinggal diam.

“Terkait informasi ini kami akan mempelajari terlebih dahulu,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Donggala, IPTU, Ismail, SH. Foto: Ist

Iptu Ismail, SH yang juga mantan Kasat Reskrim Bangkep ini dikenal sangat tegas menindak para koruptor.

“Upaya pencegahan tetap harus dilakukan untuk mencegah terjadinya korupsi, dengan tetap melakukan aksi penindakan yang tegas terhadap koruptor tanpa pandang bulu” tegas Iptu Ismail, SH.***

Penulis: ZF