Pernyataan GP3S Tuai Kontroversi, Abdul Rahman : ‘Remehkan’ Keringat Rakyat

oleh -118 views
Abdul Rahman. Ist

Palu,Posrakyat.com- Pernyataan ketua Gerakan Pemuda Percepatan Pembangunan Sulteng (GP3S) Hikmah Ma’ruf di beberapa media online, “Soal elit yang mengorbankan karir Hidayat Lamakarate serta penggunaan fasilitas negara untuk tujuan politik praktis,” menuai kontroversi.

Salah satu simpatisan Hidayat Lamakarate, Abdul Rahman akhirnya ikut berkomentar.

“Hikmah Maruf ini siapa ? GP3S juga baru saya dengar,” ujar Abdul Rahman yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang kaki lima di Kota Palu.

Bagi Aco, sapaan akrab Abd. Rahman bahwa pernyataan Hikmah telah melukai hati rakyat kecil seperti dirinya. Pasalnya, seolah-olah Hidayat Lamakarate maju sebagai calon gubernur sekadar desakan elit.

“Saya ini bukan elit, saya pedagang kaki lima, saya ikut mendorong Hidayat Lamakarate menjadi gubernur karena kita butuh sosok pemimpin yang punya rekam jejak jelas dan kak Dayat Lamakarate punya itu, “ ungkap Aco.

Sosok Hidayat Lamakarate, kata Aco, memulai karir dari Camat, Kepala Dinas, Pj. Bupati Banggai Laut, Pj. Walikota Palu sampai menduduki jabatan Sekretaris Provinsi Sulteng saat ini diusia tergolong muda.

“Semua berkat prestasinya. Pada setiap amanah yang beliau emban, pasti ada prestasi yang dihasilkan. Tanyakan sama warga Banggai Laut, bagaimana beliau ketika jadi bupati disana? juga ketika beliau jadi Kepala Dinas Kebersihan Kota Palu, mendapat sertifikat Adipura. Serta banyak prestasi lain,”beber Aco.

Kemudian, soal penggunaan fasilitas negara.
“Fasilitas yang mana? Spanduk, baligho dan kalender yang tersebar itu dari kami dan orang-orang yang bersimpati dengan beliau. Tidak pake uang negara, pake keringat saya dan teman-teman yang membentuk jaringan relawan,”tegasnya.

Bahkan sebelumnya, kata Aco, Hidayat Lamakarate sudah pernah menyampaikan secara terbuka lewat surat kepada relawan agar menurunkan baliho. “Tapi kami ngotot dan saya jawab itu pake uang saya pak, bukan uang bapak,”pungkasnya.

Karena itu Aco berharap, narasi-narasi yang berusaha menahan langkah Hidayat Lamakarate apalagi dengan alasan karir dan sebagainya itu dihentikan, beliau di butuhkan di provinsi ini. (S. Wijaya / Marthen)

loading...