Polemik Jembatan Torate Cs, Kejati Sulteng Fokus Memburu Tersangka Cristian Andi Pela

oleh -
Kasi Penkum Kejati Sulteng, Inti Astuti SH MH

Kejati Sulteng Tetapkan Tersangka Cristian Sebagai DPO


Palu,PosRakyat.Com- Perkara tindak pidana korupsi pekerjaan Jembatan Torate Cs, yang kini berbuntut panjang kembali menetapkan dua tersangka baru, ternyata masih berjalan proses pengejaran tersangka Cristian Andi Pela oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulteng.

Korps Adhyaksa tidak bermain-main alias gertak sambel dan tetap memprioritaskan menyelesaikan polemik Jembatan Torate Cs, yang mengakibatkan kerugian negara itu di lingkup Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XIV Palu.

Faktanya, Kejati Sulteng saat ini masih mengejar tersangka Cristian Andi Pela yang melarikan diri hingga ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang). Tersangka Cristian sendiri adalah suami dari Sherly Assa, yang kini telah menjalani kurungan penjara 4 tahun dan 6 bulan di Lapas Perempuan di Dolo, Sigi, atas keterlibatannya pada pekerjaan Jembatan Torate Cs.

Sedangkan tersangka baru lainnya adalah Rahmuddin Loulembah, kini masih aktif beraktivitas sebagai birokrat di lingkup Kementerian Pekerjaan Umum, dan tersangka Rahmuddin saat itu menjabat kepala Satker di pekerjaan Torate Cs. Namun, Alirman Made Nubi, selaku PPK, sudah divonis menjalani kurungan penjara 4 tahun dan 6 bulan.

Menanggapi polemik Jembatan Torate Cs ini, Kepala Kejati Sulteng, Gerry Yasid, melalui Kasi Penerangan Hukum (Penkum), Inti Astuti SH MH, yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat, 23 Oktober 2020, mengatakan akan semaksimal mungkin menyelesaikan polemik jembatan Torate Cs tersebut.

“Kami (Kejati) tidak main-main loh mas, terus berupaya untuk mendeteksi keberadaan tersangka Cristian Andi Pela kini menjadi DPO ini,” ungkap perempuan berdarah Banyuwangi tersebut.

Inti sapaanya, menambahkan Kejati Sulteng juga sudah menggandeng pihak kepolisian untuk melacak keberadaan tersangka Cristian itu. Karena Cristian sangat berpengaruh terhadap pekerjaan Jembatan Torate Cs tersebut.

“Sekarang kasusnya masih dalam proses pencarian tersangka Cristian, ingat ya kasusnya tetap berjalan,” tegas Inti.

Sedangkan tersangka Rahmudin Loulembah, kata dia lagi tetap diproses namun menunggu pencarian dari Cristian Andi Pela, karena kedua tersangka saling berkaitan.

Penulis : Firman Badjoki