Ponpes Tahfidzul Qur’an Desa Wani Tangkal Paham Radikalisme

oleh -31 views
Ustad muh. Jundi shibghoturahman, Pembina Ponpes Tahfidzul Qur'an Khairu Ummah desa Wani. Ist

Donggala,Posrakyat.com –Pondok pesantren adalah salah satu benteng terbaik bangsa Indonesia dalam memerangi paham radikalisme dan terorisme yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Tidak berasalan jika satu persatu

Pondok Pesantren (Ponpes) di Provinsi Sulteng terus saja mengecam keras aksi kekerasan terorisme dan radikalisme.

Kali ini datang dari Ponpes Tahfidzul Qur’an Khairu Ummah Desa Wani Kabupaten Donggala.

Menurut Pembina Ponpes Tahfidzul Qur’an Khairu Ustad Muh Jundi Shibghoturahman aksi menolakan ini karena pihaknya menganggap bahwa
Ponpes, merupakan obor dan penerang bangsa Indonesia dalam menanamkan pemahaman agama Islam yang benar yaitu Islam yang rahmatan lil alamin dalam membentuk jiwa mulia.

Olehnya Ustad  Muh Jundi menghimbau kalangan santri harus punya misi yang baik dan benar untuk umat dan bangsa ini. Misi itu adalah  Al Quran dan Al Hadist, belajar dan mengajarkan orang. Menjadi santri harus berkhidmat kepada guru dan kyai.

“Paham radikalisme dan terorisme harus disingkirkan. Namun untuk memerangi paham semacam itu, butuh kerja sama semua elemen. Terutama masyarakat  harus membantu untuk mencapai keamanan bersama,” harapnya.

Ia pun .menghimbau kepada seluruh masyarakat Donggala dan Sulteng pada umumnya, untuk terus menciptakan situasi keamanan dan ketertiban (Kantibmas) di daerah ini.

” Jika tercipta situasi Kamtibmas yang kondusif, juga akan bisa berpengaruh terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Penulis : Agus M

loading...