Sekdis DKP Kabupaten Pasangkayu ‘No Commend’ Soal Kasus Sewa Alat yang Diduga Rugikan Negara

oleh -
Imran H. Makmur, Sekdis DKP Kabupaten Pasangkayu. Ist

Pasangkayu, Posrakyat.com – Kasus sewa alat 5 unit excavator yang di kelola Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pasangkayu, yang diduga berpotensi merugikan Keuangan Negara, kini dalam penyelidikan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasangkayu.

Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pasangkayu Imran H. Makmur saat dikonfirmasi usai menghadiri pelaksaan Sosialisasi Permen KP Nomor 56/PERMEN-KP/2016, di Kantor Camat Pedongga, Rabu kemarin (28/8), mengatakaan bahwa dirinya tidak tahu menahu terkait perkembangan kasus tersebut.

“No commend, kami tidak tahu menahu perkembangan kasus itu, sekarang kan sudah ditangani oleh kejaksaan, jadi kita tunggu saja hasilnya,” ucapnya.

Berdasarkan hasil pemberitaan beberapa waktu lalu, menurut Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Pasangkayu, Fauzipaksi, di kantor Kejari Pasangkayu, Kamis (15/8) mengatakan kasus tersebut masih dalam pendalaman penyidik dan pemeriksaan sejumlah saksi yang ditargetkan akan rampung dalam satu setengah bulan kedepan.

Untuk diketahui, kasus dugaan Sewa alat excavator di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pasangkayu yang diduga merugikan Negara, awalnya mencuak saat mendapat sorotan dari DPRD Kabupaten Psangkayu, melalu rapat dengar pendapat (RDP) yang di gelar pada 30 Juli 2019 lalu. (Wan)

loading...