Sempat Dihentikan Polisi, Tambang Emas Ilegal di Sungai Tabong Beraktivitas Kembali Dengan 30 Unit Excavator

oleh -
oleh
Aktivitas tambang emas ilegal di kawasan Sungai Tabong, Kabupaten Buol. Foto: Ist

PosRakyat – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin ( PETI) di Sungai Tabong, Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) terus berlangsung hingga kini meski sebelumnya sudah dilakukan penertiban oleh aparat kepolisian.

Sebelumnya, tim gabungan Polres Buol dan Polres Tolitoli sudah pernah melakukan penghentian aktivitas penambangan ilegal di Sungai Tabong yang mengalir hingga di wilayah desa Janja kecamatan Lampasio kabupaten Tolitoli itu, namun para penambang yang diduga dibiayai oleh cukong cukong tersebut hanya berhenti sementara.

Diketahui, saat ini kegiatan penambangan emas ilegal itu kembali marak lagi. Pengerukan material itu menggunakan alat berat jenis excavator berjumlah sekira 30 unit. Adapun aktivitas penambangan tersebut masuk di wilayah desa Kokobuka, Kecamatan Tiloan, Kabupaten Buol, Sulteng.

“Sekarang sudah sekitar 30 unit excavator yang beroperasi di sekitar Sungai Tabong, di wilayah Desa Kokobuka,” kata beberapa sumber yang tak ingin disebutkan namanya.

Selain itu kata sumber, di bantaran sungai saja ada 3 unit exavator yang melakukan pengerukan hingga kedalaman sekitar 15 meter.