Sempat Ricuh Muscab PPP Tolitoli di “Setting” Deadlock

oleh -
oleh
Muscab PPP di kabupaten Tolitoli. Foto: Ist

“Yang mana secara otomatis beliau sah menjadi pengurus DPC PPP dan punya Hak untuk hadir sebagi Peserta Muscab yang memiliki Hak Bicara, bukan Hak Suara.” lanjut Fairus.

Disisi lain, Asmaul Haji tawil juga menyampaikan pada pimpinan sidang beberapa Bukti bukti terkait Keabsahan PAC yg menurut beliau beberapa PAC yg hadir muscab itu Palsu.

Dalam proses pembuktian itu terjadi kericuhan, dan pimpinan sidang mencoba beberapa kali menenangkan peserta yang ribut, pada saat suasana dianggap sudah sangat tidak kondusif maka pimpinan sidang menyatakan deadlock dan Kepengurusan DPC PPP Kabupaten Tolitoli diambil alih oleh DPW sampai batas waktu yang tidak di tentukan.

“Rombongan DPW telah kembali ke Palu, alhamdulillah dengan selamat. Tolitoli adalah kabupaten penutup pelaksanaan muscab.” bebernya.

Selaku ketua DPW PPP Sulteng Fairus menyesali kejadian tersebut, dimana menurut dia seharusnya panitia melakukan registrasi sebelum peserta masuk keruangan muscab, sehingga tidak terjadi kericuhan.

Sementara, sidang pleno 3 dipimpin langsung oleh Sekwi DPW PPP, Iman Sudirman, dan disaksikan langsung oleh ketua formatur Syarif Latadano selaku OKK 1 DPW PPP.

“Muscab bukan lah pemilihan ketua, tapi hanya pemilihan formatur. Dan formatur lah yang akan bersama sama menyusun komposisi kepengurusan nantinya.” Tutupnya.***

Penulis: Mading