TP4D Kejaksaan Negri Donggala Lembek!

oleh -53 views
Foto: Istimewa

Kepala Kejari: Kita Akan Evaluasi

Donggala, Posrakyat.com – Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negri (Kejari) Kabupaten Donggala, mendapat sorotan dari sejumlah masyarakat karena dinilai lemah. Salah satunya pengawasan proyek jalan di SP II Desa Tinauka, Kecamatan Rio Pakava senilai Rp1,4 Miliar yang tak kunjung dikerjakan sudah dekat akhir tahun.

“TP4D Kejaksaan Negri Donggala lemah. Kami minta TP4D untuk bekerja, monitoring ke lokasi soal masalah ini agar tak ada spekulasi lain mengenai hambatan proyek jalan masyarakat ini,” kata Mohamad Fariz salah satu tokoh Pemuda di Rio Pakava Kepada Posrakyat.com (23/9/2019).

Ia mengatakan, jalan yang seharusnya sudah hampir rampung jelang akhir tahun, namun fakta di lapangan jauh dari harapan warga.

“Ini kan jalan dibangun tujuannya untuk memudahkan memasarkan hasil pertanian, juga memudahkan akses,” tambah Fariz.

Jalan yang dianggarkan melalui APBD Donggala tahun 2019 itu panjang sekitar 1,700 meter.

Dikatakan Fariz, seharusnya pekrjaan pengaspalan sudah dilakukan karena Pemda telah mengucurkan dana cukup besar. Tapi pihak rekanan yang memenangkan tender pekerjaan itu masih berleha-leha memakai uang muka tersebut.

Fariz juga, meminta penegak hukum yang ada di wilayah hukum Rio Pakava memantau pekerjaan itu agar menindaklanjuti atau penanganan awal serta menyampaikan ke Dinas agar rekanan tersebut di berikan warning.

Kepala Kejari Donggala Yuyun Wahyudi SH, MH, dihubungi baru-baru ini dihubungi berjanji akan mengevaluasi bawahannya selaku anggota TP4D di wilayah Donggala.

“Semua masukan warga kita tampung, kita akan evaluasi kinerja anggota saya. Saya bertrimakasih kepada semua yang telah memberikan informasi ke saya,” ujar Yuyun.

Yuyun menegaskan akan memanggil rekanan yang dinilai lambat megerjakan proyek di wilayah Rio Pakava dan juga akan memanggil anggotanya untuk dilakukan evaluasi.

“Senin (hari ini) kita akan undang mereka. Kita akan evaluasi,” tegas Yuyun.

Diketahui di Tinaukan, Kecamatan Rio Pakava, sebagai daerah mayoritas warganya bertani, tentu jalan harus diperhatikan apa lagi jika bicara soal anggaran yang sudah dibayarkan ke rekanan.

Reporter: Tim

 

 

 

loading...