Posrakyat.com – Cina saat ini tengah dihebohkan dengan menyebarnya virus Corona.
Virus ini telah membunuh 9 orang dan ada 440 orang terinfeksi di 13 provinsi di Cina. Komisi Kesehatan Nasional Cina menyatakan bahwa angka ini meningkat sejak kemarin (Selasa, 21/01), yaitu sebanyak 300 kasus.
Virus ini dikenal dengan nama 2019 Coronavirus Novel (2019-nCoV). Penularannya dimulai melalui saluran pernafasan dan diperkirakan dapat bermutasi.
“Penyakit ini ditularkan melalui saluran pernapasan dan ada kemungkinan mutasi virus dan penyebaran penyakit lebih lanjut,” kata Wakil Menteri Komisi Kesehatan Nasional, Li Bin pada konferensi pers di Beijing, Rabu (22/01).
Rencananya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan mengadakan pertemuan darurat malam ini bersama Amerika Serikat, Taiwan, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan. Pertemuan darurat ini akan membahas mengenai apakah harus mengumumkan secara global mengenai penyebaran virus ini atau tidak.
Salah satu kota yang melaporkan adanya dugaan infeksi virus korona adalah Kota Macau. Macau yang dikenal sebagai salah satu daya tarik wisata di Cina, melaporkan kasus tersebut pada hari ini. Dikarenakan banyaknya wisatawan dan proses transaksi perjudian di Macau, otoritas berwenang meminta seluruh staf kasino untuk memakai masker.
Pemerintah Cina merencanakan untuk melakukan karantina untuk penderita virus ini. Hal ini mengingat virus Korona dikategorikan sama dengan virus SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome). Karantina ini dilakukan secepatnya, maksudnya siapapun yang terdeteksi virus korona wajib di isolasi.
Dikutip Aljazeera.com, Cina lebih transparan memberitakan tentang virus Korona dibanding dengan SARS. Diketahui SARS telah menewaskan sekitar 800 orang saat itu dan telah menyebar di puluhan negara.
Diduga, virus ini berasal dari pasar makanan laut yang menjual daging satwa liar ilegal, namun saat ini sudah ditutup.
Para ilmuwan yang masih meneliti tentang virus ini mengatakan bahwa virus ini dapat menular disetiap orang, namun lebih mudah menular di hewan yang masih hidup.
Saat ini, pihak berwenang telah menerapkan langkah langkah meminimalisir virus korona melalui pengendalian virus, termasuk desinfeksi dan ventilasi di bandara, stasiun kereta api dan pusat perbelanjaan.
“Ketika dibutuhkan, pemeriksaan suhu juga akan dilaksanakan di area-area utama di tempat-tempat ramai,” kata Komisi Kesehatan dalam sebuah pernyataan.
Editor : ZF



