Berantas Narkoba, LS-ADI Apresiasi Kinerja Polres Palu

oleh -
Kapolres Palu, AKBP Moch Sholeh memperlihatkan sejumlah barang bukti berupa sabu dan uang, setelah melakukan penggerebekan di Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Tatanga Kota Palu, Rabu (22/4/2020). Foto : Istimewa

Palu, Posrakyat.com – Jajaran Polres Palu, Sulawesi Tengah melakukan penggerebekan terhadap lokasi yang diduga sebagai sarang narkoba di Tatanga, Kota Palu, Sulteng. Mereka diduga memanfaatkan waktu lengah di tengah kesibukan aparat dalam menangani penyebaran covid-19.

Menanggapi hal itu, Dewan Penasehat Lingkar Studi Aksi dan Demokrasi Indonesia (LS-ADI), Habib Mohammad Sadiq Alhabsyie, MA. Hum, memberikan apresiasi kepada Polres Palu yang telah berhasil meringkus terduga pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

“Kita apresiasi kinerja tim kepolisian yang telah bekerja keras,” kata Mohammad Sadiq kepada wartawan di Sekretariat LS-ADI Rabu (22/04/2020).

Menurut Sadiq, Jika barang haram itu dibiarkan beredar maka akan merusak bagi generasi bangsa di Kota Palu. Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa.

“Jika pemuda sudah terkontaminasi dengan narkoba maka semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, hukum penyalagunaan narkoba adalah haram, karena barang-barang itu mengandung bahaya yang nyata bagi manusia.
“Kesehatan, akal, reputasi, serta nama baiknya,” katanya.

Dengan gencarnya penangkapan pengedar dan pengguna narkoba, maka barang haram tersebut semakin sedikit beredar di lapangan.

Selain itu kata Mohammad Sadiq, hal paling menentukan agar generasi muda tidak terlibat narkoba adalah peran orang tua.

“Orang tua berperan sangat penting dalam mendeteksi anggota keluarganya yang mulai terkontaminasi narkoba, sehingga bisa dengan cepat ditanggulangi,” katanya.

Ia juga berpesan, masyarakat harus berperan aktif dalam memberantas narkotika.

“Masyarakat harus ikut andil dalam memerangi narkoba, karena narkoba adalah musuh kita bersama, mari dukung BNN dan Polisi dalam pemberantasan narkoba,” ujarnya.

Sebelumnya, Polres Palu melakukan penggerebekan di Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Tatanga, pada Rabu (22/4/2020). Dalam penggerebekan itu, diamankan 20 orang yang terdiri dari 10 laki-laki, 10 perempuan beserta sejumlah barang bukti berupa paket ukuran besar dan kecil yang diduga sabu siap edar dan sejumlah uang.

Kapolres Palu AKBP Moch Sholeh mengatakan, meski di tengah kesibukan mensosialisasikan pencegahan Covid-19, polisi tetap melakukan penegakan hukum untuk memberantas narkoba. [Editor: S.Wijaya]

loading...