Brimob Siagakan Mobile Water Treatment dan Dapur Lapangan di Lokasi Kebakaran Tolitoli

oleh -
Foto : Istimewa

Tolitoli, Posrakyat.com –  Pasca kebakaran yang melulantakan  perumahan padat penduduk di Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli dimana pada saat kebakaran menghabiskan 140 rumah, warga, 748 jiwa  kini harus kehilangan tempat tinggal.

Di tengah  kesulitan yang menimpah warga pelabuhan kompleks empang di akibatkan kebakaran  Brimob Polda Sulteng telah menyiagakan dan mengoperasionalkan satu unit mobil pengolahan air (Water Treatment) dan satu unit truk dapur lapangan yang didatangkan dari Mako Brimob Polda Sulteng, guna melayani kebutuhan air bersih bagi para pengungsi korban kebakaran.

Mobil Watter Treatment ini bisa menyuling air kotor menjadi air layak minum sebanyak tiga ton.

Saat ini mobil water treatment milik Brimob Polda Sulteng tersebut terparkir di halaman terminal pelindo Tolitoli untuk melayani kebutuhan air bersih bagi pengungsi.

“Dan warga sekitarnya sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat kabupaten Tolitoli,” ungkap ,Ipda Achsan Danki Brimob tolitoli di hadapan para wartawan di lokasi pengunsian (7/02/2020.)

Di tambahkan Danki Brimob Tolitoli Ipda Aksan SH mengatakan, ada berbagai macam air yang bisa disuling untuk menjadi air bersih, untuk penyulingan membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam dan hasil penyulingannya bisa digunakan untuk berbagai macam kebutuhan dan bisa diminum.

“Kendaraan ini dapat menyuling air payau, air sumur, air sungai, air pam  menjadi air bersih hingga sepuluh ton dan yang bisa dikonsumsi sebanyak tiga ton sementara untuk air laut bisa menjadi air bersih sampai setengah ton atau 500 Kg,” Papasnya.

Lanjut  Achsan,  mobil water treatment ini juga menyedikan keran dengan berbagai fungsi. Selain untuk ukuran gelas, kemasan air mineral 1,5 liter sampai ukuran galon, ada juga keran khusus air dingin dan hangat.

Dengan desain yang kompak dan apik serta dilengkapi trailer bukaan samping dengan menggunakan hidrolik, mobil ini memiliki kapasitas daya saring sampai 3.000 liter per jam dan bisa digunakan untuk menyuling air laut.

Kendaran ini sangat berperan untuk memenuhi kebutuhan air minum bagi para pengungsi kebakaran ini, dan sudah banyak warga yang memanfaatkan keberadaan mobil ini untuk memenuhi kebutuhan air minum mereka selama di pengungsian.

Danki Brimob Tolitoli juga mengatakan, selain mobil water treatment, Brimob Polda Sulteng juga menyediakan satu unit truk dapur lapangan beserta personil pendukung dibawah pimpinan Iptu Umar Ali.

Di mobil truk dapur lapangan ini, para personil Brimob Polda Sulteng menyiapkan 100-150 porsi makanan untuk satu kali waktu makan dengan total 300 – 450 porsi per hari yang anggarannya didapat dari bantuan seluruh relawan maupun BPBD Kabupaten Tolitoli. (Cimok / S Wijaya)

loading...