PosRakyat – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat, Rukman menggelar acara buka puasa bersama (Bukber) di kantor Dinas Kesehatan pada Minggu, 31 Maret 2024.
Rukman mengatakan buka puasa bersama di bulan suci ramadhan 1445 H ini dilakukan untuk menjalin silaturahmi dengan para staf di lingkungan Dinkes Pasangkayu, para pegawai ibu ibu Dinkes serta mempererat hubungan baik bersama rekan Pers (Wartawan) guna meningkatkan kerja sama yang baik dimasa mendatang.
Baca Juga: Pemda Morowali dan Pemkot Palu Bangun Kerja Sama Pelayanan Perdagangan dan Industri
Baca Juga: Gubernur Sulteng: 41 PBS Belum Mengantongi HGU
Buka Puasa bersama ini juga dihadiri Kepala bidang, para staf, ibu ibu pegawai Dinkes dan wartawan media online.
Setelah buka puasa bersama dilakukan sholat magrib berjamaah di ruang kantor dinas kesehatan, dan makan bersama para tamu yang hadir.
Dilanjutkan dengan pembagian bingkisan untuk anak anak guna menambah kegembiraan acara buka bersama ibu ibu yang hadir.
“Dibagikan bingkisan sekitar 30 bingkisan, acara buka bersama dengan pembagian bingkisan ini ide dari semua teman teman dinas kesehatan,” Ungkap drg. Rukman saat wawancara bersama awak media di ruangan kantor Dinkes Pasangkayu.
Ditanya tentang program kedepan termasuk fasilitas kesehatan diwilayahnya, drg Rukman menyampaikan senantiasa akan memenuhi sarana juga prasarana kesehatan, untuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat.
“Termasuk penambahan pembangunan, rehab Puskesmas di Baras 2. Kebutuhan obat obatan Alhamdulillah sudah terpenuhi,” ujarnya.
Selain itu, drg. Rukman juga mengatakan, untuk saat ini terjadi lonjakan kasus demam berdarah (DBD) di kecamatan Pasangkayu dimana ada 30 – 90 orang terkena DBD, namun setiap ada kasus DBD pihaknya melakukan tindakan pengasapan dengan bahan pestisida yang bertujuan untuk membunuh nyamuk secara luas.
“Termasuk melakukan pembagian obat, dan kami menghimbau kepada masyarakat melakukan pembersihan lingkungan dengan melakukan gerakan 3M, dengan mengubur barang barang bekas, menutup tempat penampungan air, dan senantiasa menguras tempat penampungan air,” pungkasnya.***
(Muhammad NurNas Islam)






