JATAM Sulteng Menolak Hoax dan Ujaran Kebencian

Redaksi
Anggota dan ketua LSM Jatam, Syahrudin Ariestal Douw. Ist
A-AA+A++

Palu, Posrakyat.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Advokat Tambang (JATAM) Sulteng mengajak masyarakat unruk menolak berita bohong atau hoax, ujaran kebencian, politik uang dan kampanye hitam yang tidak sesuai dengan asas dalam berdemokrasi serta mengajak masyarakat untuk turut mengawasi jalannya Pemilu damai.

Ketua LSM Jatam Sulteng Syahrudin Ariestal Douw menegaskan bahwa terkait dengan maraknya hoax, memang karena dewasa ini banyak oknum yang sengaja memanfaatkan hoax sebagai senjata perang mereka di tahun politik.
Bahkan dengan berkembangnya media sosial telah mendorong distribusi informasi ke seluruh masyarakat tanpa filter yang cukup. ” Akibatnya sulit sekali bagi orang awam untuk mengidentifikasi informasi yang valid dan benar,” kata Etal sapaan akbarnya kepada wartawan Jumat (8/2-2019).

Olehnya upaya pencegahan penyebaran informasi hoax harus dilakukan secara berkesinambungan dengan menggandeng seluruh elemen masyarakat. ” Perang terhadap berita bohong ini, harus terus dikampanyekan. Makanya kami sangat mendukung upaya jajaran Polda Sulteng, dalam upaya pemberantasan berita bohong yang berbau sara dan ujaran kebencian,”cetusnya.

Terkait dengan pelaksanaan pesta demokrasi yang akan berlangsung pada 2019 mendatang, JATAM Sulteng menghimbau kepada masyarakat untuk saling menjaga dan menghormati.
“Jangan saling mencela atau mencari kesalahan lawan politik, agar terjaga kebersamaan dengan tetap terjalin silaturahmi. Jadi pesta demokrasi sebagai kegembiraan politik,”tandasnya.