PosRakyat – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyalurkan 37 ekor sapi kurban pada Iduladha 2025. Hewan kurban tersebut terdiri dari 18 ekor bantuan Presiden RI Prabowo Subianto dan 19 ekor sumbangan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid.
Penyaluran dilakukan ke 12 kabupaten, satu kota, serta tingkat provinsi.
“Sebanyak 18 ekor sapi bantuan Presiden Prabowo disalurkan ke 12 kabupaten, satu kota, dan pemerintah provinsi. Rinciannya, dua ekor untuk tingkat provinsi, dan 16 ekor lainnya untuk kabupaten dan kota,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulteng, Dr. Rohani Mastura, M.Si, saat diwawancarai pada Sabtu (7/6/2025).
Rohani menyebut, total daging kurban dari bantuan presiden tahun ini diperkirakan mencapai satu ton.
Baca Juga: Usai Sholat Id di Sigi, Menteri Transmigrasi Nyetir Sendiri Didampingi Gubernur Sulteng
Baca Juga: Jalan Rusak dan Infrastruktur Buruk Sambut Kunjungan Menteri Transmigrasi di Lembantongoa Sigi
“Untuk tingkat provinsi, dua ekor sapi yang disalurkan adalah jenis persilangan Simental dengan bobot 1.040 kilogram yang dipotong di Masjid Nurul Yaqin Talise, serta Peranakan Ongole (PO) seberat 812 kilogram yang disembelih di Majelis Asybaahul Khairat, Kabonena,” jelas Rohani, yang juga pernah menjabat staf ahli Gubernur Sulteng ke-11 Rusdy Mastura.
Ia menambahkan, jenis sapi yang disalurkan ke kabupaten dan kota bervariasi, antara lain Limosin, Simental, dan PO hasil persilangan.
“Bila tahun lalu bantuan sapi kurban dari Presiden hanya untuk tingkat provinsi, tahun ini seluruh kabupaten, kota, dan provinsi mendapat bagian,” ungkapnya.
Penyaluran daging kurban, baik dari Presiden Prabowo maupun Gubernur Anwar Hafid, ditujukan untuk masyarakat di sekitar masjid, fakir miskin, kaum dhuafa, anak yatim, janda lanjut usia, serta penyintas bencana tsunami di kawasan Talise.
Sementara itu, sapi yang dipotong di Majelis Asybaahul Khairat akan didistribusikan kepada masyarakat sekitar, guru ngaji, serta guru honorer di lingkungan Pesantren Alkhairat.




