PosRakyat.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Tengah membuka posko bantuan tanggap bencana di Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, pascagempa bumi magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah tersebut pada Rabu (17/6/2026).
Rombongan PSI Peduli tiba di lokasi pengungsian di Lapangan Lembantongoa, Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 17.00 Wita. Kehadiran tim yang dipimpin langsung Ketua DPW PSI Sulawesi Tengah, Dr Agus Lamakarate, disambut antusias warga penyintas gempa.
Tidak hanya menyalurkan bantuan logistik, PSI Peduli juga langsung menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak terdampak gempa.
Suasana pengungsian yang sebelumnya dipenuhi rasa cemas perlahan berubah hangat dan penuh keceriaan. Anak-anak diajak bermain, bernyanyi, serta berinteraksi bersama relawan. Mereka juga menerima bingkisan yang membuat suasana di lokasi pengungsian menjadi lebih ceria.
Baca Juga: PETI Marak di Poso, Belasan Excavator Keruk Sungai dan Kawasan Hutan Lindung
Baca Juga: Peduli Korban Gempa Sigi, PSI Sulteng Kerahkan Ambulans dan Salurkan 1.500 Paket Bantuan
Ketua DPW PSI Sulawesi Tengah, Dr Agus Lamakarate, mengatakan trauma healing menjadi salah satu kebutuhan penting pascabencana, khususnya bagi anak-anak yang rentan mengalami gangguan psikologis akibat peristiwa gempa.
“Trauma healing ini kami lakukan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak terdampak gempa. Melalui kegiatan bermain dan interaksi yang menyenangkan, kami berharap mereka kembali merasa aman dan nyaman,” ujar Agus di lokasi pengungsian.
Menurutnya, pemulihan mental dan emosional korban bencana sama pentingnya dengan pemenuhan kebutuhan logistik. Karena itu, PSI Peduli berupaya menghadirkan kegiatan yang dapat mengembalikan semangat anak-anak selama berada di pengungsian.
Selain kegiatan trauma healing, PSI Peduli juga menyiapkan sebanyak 2.000 paket bantuan kemanusiaan untuk warga Desa Lembantongoa yang tersebar di lima dusun.






