POSRAKYAT.COM – Tokoh pemuda Sulawesi Tengah, Lukman Hakim, SH, MH, menyatakan dukungannya terhadap upaya Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memperkuat pemberantasan peredaran narkoba di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng).
Mantan Ketua DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sulteng ini dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan Selasa, 27 Oktober 2026 menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian saja, tetapi kata dia tanggung jawab tersebut juga membutuhkan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat.
Baca Juga: Menkomdigi Meutya Hafid Tekankan Pentingnya Kesehatan Mental Wartawan
Baca Juga: PSI Sulteng Tancap Gas, Korda Diterjunkan untuk Kawal Konsolidasi Daerah
Menurutnya, sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Terlebih lagi, mengenai peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang saat ini masih menjadi ancaman serius yang berpotensi merusak masa depan generasi muda.
“Kami mendukung Polri dalam menjaga harkamtibmas di Sulawesi Tengah, termasuk dalam upaya pemberantasan narkoba. Ini merupakan persoalan bersama yang membutuhkan sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat,” ujar Lukman.
Selain itu, Lukman menyatakan dukungannya terhadap delapan program prioritas Kapolri yang mengusung semangat Polisi Bersama Masyarakat.
Dirinya menilai, bahwa program tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong transformasi Polri agar semakin profesional, modern, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan semakin dekat dengan masyarakat.
Adapun delapan program prioritas tersebut mencakup penguatan kelembagaan dan organisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pola rekrutmen anggota, peningkatan pelayanan publik, penguatan penegakan hukum, penguatan sistem pengawasan, peningkatan akuntabilitas anggaran, penguatan transformasi digital, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).
Lukman berharap, pelaksanaan program prioritas tersebut dapat berjalan secara konsisten dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Semangat Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan dalam kerja nyata, komunikasi yang terbuka, pelayanan yang baik, dan penegakan hukum yang profesional,” katanya.
Terkait pemberantasan narkoba, Lukman menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, dan keluarga.
Upaya pemberantasan narkoba kata dia, tidak cukup hanya melalui penindakan hukum, tetapi juga perlu diimbangi dengan edukasi, pencegahan, serta peningkatan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Generasi muda harus diselamatkan dari ancaman narkoba. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya Polri mewujudkan Sulawesi Tengah yang aman, tertib, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba,” tutupnya.
Editor: ZF



