Warga Rela Antri Panjang Demi Elpiji 3 Kg, Protokes di Abaikan

oleh -
Antrian tabung gas elpiji 3 Kg (Foto: Ist)

Tolitoli, Posrakyat.com – Antrian panjang  dan mengular di masa Pandemi Covid  – 19 , puluhan warga terlihat di sebuah pangkalan resmi Gas Elpiji di Jalan Abdul Muis, Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli.

Pemandangan ini sudah menjadi pemandangan biasa di berbagai pangkalan, pasca kelangkaan gas elpiji ukuran 3 Kg yang terus terjadi.

Warga harus rela mengantre panjang jika ingin mendapatkan harga normal sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi).

Jika tidak dapat, maka harus mengeluarkan uang lebih besar untuk mendapatkan  satu  buah tabung di atas HET.

Menurut Uni, salah satu warga Nalu yang  sudah 2 jam mengantri, menyampaikan, untuk satu tabung gas  LPG 3 Kg  harganya  Rp 25.000 dan hanya bisa membawa 1 tabung saja dan tidak bisa lebih.

“Kiranya stok tabung LPG 3 Kg di tambah supaya kita tidak terlalu lama mengantrinya ,sehingga pekerjaan yang lain juga bisa jalan,” pungkasnya.

Dari pantauan media di lapangan, terlihat masyarakat yang mengantri sudah mengabaikan Protokol kesehatan (Protokes) sementara pemerintah selalu menghimbau untuk selalu mengikuti anjuran pemerintah, selalu jaga jarak, pake masker, dan cuci tangan. [Sahar L.]

Editor : RE

loading...