PosRakyat – Ketua Sinode GKST Pdt. Djadaramo Tasiabe, M.Th meminta kepada seluruh umat beragama di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk selalu menjaga kerukunan, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan, April 2022.
Selain itu, dia juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat di daerah ini untuk bersama aparat keamanan TNI-Polri maupun Pemerintah Daerah dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Ia mengatakan, bahwa pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), tidak hanya menjadi tugas Polri dan Pemerintah saja. Namun menurut dia, hal ini juga merupakan tanggungjawab bersama masyarakat, untuk menciptakan ketenteraman dan kenyamanan bersama.
“Mari kita bantu Polri khususnya Polda Sulteng dan Pemerintah Daerah dalam menjaga Harkamtibmas,” tuturnya pada Minggu 13 Maret 2022.
Pada kesempatan ini Pdt. Djadaramo Tasiabe, M.Th tak lupa juga menyampaikan pesan Kamtibmas kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungannya masing-masing.
Ia juga mengajak masyarakat agar selalu bersinergi dengan aparat keamanan demi menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan berbagai aktifitasnya dengan aman dan nyaman.
Kami menghimbau kepada warga masyarakat agar saling bahu membahu dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat utamanya di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah,” katanya.
“Kami juga mengharapkan kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan adanya berita berita bohong (Hoax) yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga keamanan dan ketertiban di wilayah Sulawesi Tengah,” tambah Pdt. Djadaramo Tasiabe, M.Th.
Selain itu Pdt. Djadaramo Tasiabe, juga sangat berharap kepada seluruh warga untuk tidak lagi panik dan resah dengan Pandemi Covid-19, tetapi harus tetap menerapkan Protokol Kesehatan.
“Ini harus terus dilakukan agar pandemi Covid-19 bisa segera berakhir. Karena itu kita harus tetap patuh dengan semua aturan maupun himbauan dari Pemerintah,” tutup Pdt. Djadaramo Tasiabe. ***



