“Daerah-daerah tersebut diminta evaluasi terkait penerapan protokol kesehatan di masyarakatnya. Ia menekankan, daerah-daerah jangan sekedar berlomba-lomba masuk lima besar kasus positif karena hal ini bukanlah prestasi,” tutur Wiku.
Kata Wiku, meski perkembangan baik terjadi pada kasus positif, tidak demikian pada angka kematian pasien Covid-19.
Pekan ini ada kenaikan sebesar 18 persen dan lebih besar dari pekan sebelumnya.
Namun daerah yang berhasil keluar dari lima besar pekan lalu diantaranya Banten, Aceh, DKI Jakarta dan Sumatera Utara.
Kelima provinsi dengan kenaikan kematian tertinggi yakni Jawa Barat naik 89, Sumatera Barat naik 22, Jawa Tengah naik 16, Kepulauan Riau naik 10 dan Nusa Tenggara Barat naik 7.
Sementara persentase kematian tertinggi berada di Jawa Timur sebesar 7,24 persen, Nusa Tenggara Barat 5,64 persen, Sumatera Selatan 5,47 persen, Jawa Tengah 5,44 persen dan Bengkulu 5,02 persen.
Lanjut Wiku mengatakan, meski angka kesembuhan secara nasional terus mengalami perbaikan, namun jumlah kesembuhan mengalami perlambatan sebesar 6,4 persen dari pekan sebelumnya.
“Seharusnya jumlah kesembuhan harus terus dijaga agar terus bertambah,” ujar Wiku.
Selanjutnya Wiku menyebut lima provinsi tertinggi mengalami kenaikan kesembuhan.
Diantaranya Riau naik 1.894, Sumatera Barat naik 587, Sulawesi Tenggara naik 542, Sumatera Selatan naik 127 dan Jambi naik 81.
Untuk daerah dengan persentase kesembuhan tertinggi berada di Gorontalo (94,47%), Bali (89,8%), Kalimantan Selatan (89,5%), Jawa Timur (88,16%) dan Maluku Utara (88,12%).
“Dimohon provinsi yang telah disebutkan agar meningkatkan angka kesembuhan. Kepada provinsi lainnya agar mencapai angka kesembuhan tertinggi,” katanya.






