Keunggulan pasangan Anwar-Reny juga terlihat dalam sejumlah hasil quick count dari lembaga survei nasional. Poltracking Indonesia mencatat Anwar-Reny memimpin dengan 45,4 persen, disusul Ahmad Ali-Abdul Karim dengan 37,73 persen, dan Rusdy-Sulaiman di angka 16,87 persen. Tren serupa terlihat dalam hasil survei Indikator Politik Indonesia, di mana Anwar-Reny unggul dengan 44,41 persen suara, Ahmad Ali-Abdul Karim 38,47 persen, dan Rusdy-Sulaiman 17,12 persen. Data Charta Politika juga menguatkan dominasi pasangan nomor urut 2 ini.
Keberhasilan Anwar-Reny semakin menarik perhatian karena pasangan ini hanya didukung oleh tiga partai politik, yakni Partai Demokrat, PKS, dan PBB. Sebaliknya, pasangan Ahmad Ali-Abdul Karim mendapat dukungan dari delapan partai besar seperti PAN, NasDem, PKB, Golkar, dan Gerindra, sementara Rusdy-Sulaiman didukung oleh PDI Perjuangan, Hanura, dan Partai Ummat.
Program-program pro-rakyat yang diusung Anwar-Reny, seperti pendidikan dan layanan kesehatan gratis, diyakini menjadi faktor utama di balik keunggulan mereka. Dukungan masyarakat Sulawesi Tengah terhadap pasangan ini terlihat konsisten, baik dalam hasil quick count maupun data sementara dari KPU.
Meskipun rekapitulasi suara oleh KPU masih berlangsung hingga mencapai 100 persen, hasil sementara ini memberi sinyal kuat bahwa pasangan nomor urut 2 memiliki peluang besar untuk memenangkan Pilkada Sulawesi Tengah 2024.






