PosRakyat – Pekerjaan rekonstruksi Jembatan Palu IV di Provinsi Sulawesi Tengah sudah mencapai penyelesaian fisik seratus persen. Namun belum bisa digunakan karena masih menunggu beberapa tahapan sebelum nantinya diresmikan.
“Masih ada beberapa tahapan sebelum peresmian, yaitu loading test dan Audit Keselamatan Jalan/Jembatan yang belum tuntas,” jelas Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah I, BPJN Sulteng, Lambang, kepada wartawan, Selasa sore, 7 Juli 2025.
Kasatker menambahkan, bahwa meskipun konstruksi dinyatakan rampung, dua prosedur ini harus dijalankan untuk memastikan keamanan dan kelaikan jembatan.
Baca Juga: Sulteng Dapat Anggaran Rp365,3 Miliar Untuk Cetak 10 Ribu Hektar Sawah Baru
Baca Juga: Sawah Jadi Rumah: Ironi Perlindungan Pangan di Kabupaten Sigi
Ia menjelaskan, loading test merupakan uji pembebanan untuk memastikan kekuatan struktur jembatan sesuai standar teknis. Sementara Audit Keselamatan Jalan/Jembatan menjadi tahap evaluasi menyeluruh guna mendeteksi potensi risiko yang bisa muncul dalam penggunaan jangka panjang.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, melalui pesan di grup WhatsApp media partner Gubernur Berani pada Senin, 7 Juli 2025, menyebut agenda peresmian pada 16 Juli 2025 belum bisa dilakukan karena ada pekerjaan yang belum selesai.
“Menurut info terakhir karena masih ada pekerjaan belum selesai jadi belum diresmikan, tapi hanya akan melihat meninjau langsung,” tulis Anwar Hafid.









