“Kami telah meninjau lokasi bersama pihak balai dan saat ini menunggu arahan teknis untuk pembangunan ulang bagian yang rusak,” terang Anang.
Proyek tersebut merupakan bagian dari paket pekerjaan Flood and Sediment Disaster Countermeasures in Relocation Areas in Tondo and Duyu, yang didanai melalui Infrastructure Reconstruction Sector Loan (IRSL) dari Japan International Cooperation Agency (JICA).
Pekerjaan fisik dilaksanakan oleh PT SMS di bawah pengawasan BWSS III Palu. Proyek ini telah dilakukan Provisional Hand Over (PHO) sejak Maret 2025, dan kini memasuki masa pemeliharaan hingga April 2026.






