PosRakyat – Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu yang didirikan oleh Habib Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua mengecam keras ujaran kebencian dan yang penghinaan yang dilakukan Fuad Plered di akun media sosialnya.
Rektor Universitas Alkhairaat, Dr. Muhammad Yasin bersama Ketua Senat Universitas, Prof. Dr. Ir. Kasman Jaya, M.Si, Wakil Rektor dan para Dekan mendesak aparat kepolisian segera memproses secara hukum saudara Fuad atas penghinaan dan ujaran kebencian terhadap Guru Tua tersebut.
“Kami, Rektor bersama Ketua Senat dan seluruh sivitas akademika Universitas Alkhairaat, menyikapi pernyataan rasis dan ujaran kebencian terhadap guru kami, Habib Idrus bin Salim Aljufri (Guru Tua) yang dilakukan oleh Fuad Plered diakun YouTube pribadinya, Gus Fuad Channel, mendesak aparat hukum untuk segera memproses secara hukum yang bersangkutan,” kata Rektor di kampus Universitas Alkhairaat, Sabtu kemarin.
Berikut lima poin penting pernyataan sikap sivitas akademika Universitas Alkhairaat Palu dalam menyikapi ujaran kebencian dan penghinaan yang dilakukan oleh Muhammad Fuad Riyadi (Fuad Plered) terhadap Guru Tua:
- Mendesak aparat penegak hukum untuk memproses secara hukum saudara Fuad atas penghinaan dan ujaran kebencian terhadap guru kami Alhabib Idrus bin Salim Aljufri.
- Menuntut saudara Fuad untuk segera meminta maaf dan memberikan klarifikasi secara terbuka dan tanpa syarat dihadapan publik melalui media nasional.
- Mendukung sepenuhnya Alhabib Idrus bin Salim Aljufri untuk menjadi pahlawan nasional sebagaimana yang telah diusulkan oleh kementerian sosial RI.
- Mendukung langkah hukum yang ditempuh oleh Pengurus Besar Alkhairaat, proses dan adili saudara Fuad.
- Civitas akademika Universitas Alkhairaat akan terus mengikuti perkembangan kasus ini hingga ada tindakan konkrit dari aparat penegak hukum terhadap saudara Fuad Plered.









