Direktur PT Esaputlii Prakarsa Utama Bersama Ketua Kadin Donggala Temui Gubernur Sulteng, Ini yang Dibahas

oleh -
oleh
Pertemuan Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura dengan Ahmad Bhakti Baramuli, Hitam Supranjaya, Rahmad M. Arsyad, Rabu 9 Maret 2022. Foto: Ist

PosRakyat – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Rusdy Mastura meminta Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Donggala, Rahmad M. Arsyad menginventarisir kebutuhan PT Esaputlii Prakarsa Utama mengenai penyediaan sumber energi aliran listrik di area tambak udang vaname pada dua daerah yaitu Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Donggala.

Sebab, salah satu kebutuhan makanan yang akan disuplai ke Ibu Kota Negara (IKN) adalah udang vaname. Hal ini juga agar Sulteng menjadi daerah penyanggah IKN di Kalimantan Timur.

Hal disampaikan saat menerima audiensi Direktur Utama PT Esaputlii Prakarsa Utama, Ahmad Bhakti Baramuli, Direktur BukaPengadaan by Bukalapak, Hita Supranjaya, dan Ketua Kadin Donggala Rahmad Arsyad di rumah jabatan, Rabu lalu.

“Nanti buat draf surat ditujukan ke pimpinan PLN, kebetulan dalam waktu dekat saya akan ketemu Bapak Presiden,” katanya.

Surat itu dibuat ujar Cudy sapaan Gubernur Rusdy Mastura untuk mempercepat suplai kebutuhan listrik di tambak udang vaname milik keluarga Baramuli.

Pada kesempatan itu, Direktur Utama PT Esaputlii Prakarsa Utama, Ahmad Bhakti Baramuli mengemukakan, tujuan kedatangan mereka dalam rangka silaturahmi sekaligus membahas investasi tambak udang vaname di Parigi Moutong yang telah berjalan.

“Diantaranya ada di Desa Tomoli 15 hektare dan Donggulu 78 hektare,” ungkap Bhakti Baramuli.

Sementara, investasi tambak udang vaname milik PT. Esaputlii Prakarsa Utama atau Benur Kita di Desa Lombonga, lahan yang sudah digarap 247 hektare lebih dengan skema inti plasma.