FMLB Ajak Warga Lore Utara Jaga Kamtibmas dan Kerukunan Antara Umat Beragama 

oleh -
oleh
Foto: Istimewa

“Dengan kemampuan Polri menjadi katalisator telah mendorong terwujudnya toleransi. Yang mampu menetralisir adanya perbedaan paham dan pendapat untuk mencegah terjadinya konflik ditengah masyarakat. Termasuk mempercepat proses kerukunan dan toleransi,” bebernya.

Hartono Lumentut juga mengatakan, sangat mendukung upaya Kapolri dan Kapolda Sulteng yang terus aktif melakukan komunikasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Tujuannya untuk membangun silaturahim dan sekaligus memberikan pesan agar ikut serta dalam menjaga Kamtibmas.

Menurutnya, untuk menjaga toleransi antar umat beragama, pencegahan terhadap bentuk tindakan intoleransi wajib untuk dilakukan agar tidak meluas dan mengoyak persatuan dan kesatuan.

Untuk itu, sebagai umat beragama kita harus selalu menjaga kerukunan antar umat beragama dan harus mempunyai sifat toleransi dalam beragama. Jika tidak sesama anak bangsa akan sangat mudah dicerai-berai.

Toleransi dan sikap saling menghargai satu sama lain adalah gambaran idaman masyarakat ideal saat ini. Walaupun kadang rasa saling menghargai sering dinodai dengan beda pendapat dan perselisihan.

“Semua manusia menginginkan yang namanya kedamaian dengan tingkat toleransi yang tinggi satu sama lain,” harapnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, untuk saling menghargai satu sama lain. Jika sudah menghargai orang lain, maka akan terbentuk rasa saling memiliki satu sama lain.

“Sehingga membawa ketenangan dalam hidup. Tercegah gangguan Kamtibmas dan dapat menjadi role model yang baik terhadap generasi penerus selanjutnya,” tutupnya. ***

(Thio Jum)