PosRakyat – Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, bakal memberikan bantuan modal kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk mendukung reintegrasi sosial, usai mereka menyelesaikan masa hukuman.
Hal ini disampaikan gubernur pada acara launching program “Lapas Untuk Ketahanan Pangan” (PASUKAN) di Sarana Asimilasi dan Edukasi Lapas Palu, Desa Langaleso, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Rabu (26/6).
“Siapapun yang keluar (sudah menyelesaikan hukuman dari lapas) akan saya beri bantuan sebagai modal awal,” ujar Gubernur Anwar.
Baca Juga: Olahraga Bersama HUT Bhayangkara Ke – 79 Polda Sulteng; Jurnalis, TNI, dan Polri Raih Tiket Umroh
Baca Juga: Warga Huntap Poi Sigi Keluhkan Jalan dan Drainase Tak Kunjung Dibangun
Terkait Program PASUKAN, kolaborasi kuat dari Kantor Perwakilan BI Sulteng, Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulteng, dan Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Sulteng.
Gubernur Anwar Hafid mengapresiasi dan terima kasih atas inisiatif program tersebut sebagai wadah WBP berekspresi dan menyalurkan minat bertani.
Dengan program ini, gubernur optimis para WBP tidak akan keluar sia-sia dari lapas tanpa menguasai skill spesifik untuk memulai kehidupan baru di masyarakat.
“Saudara-saudara kita punya keterampilan dan kemauan besar untuk berubah,” ucapnya.






