UMKM misalnya, pertumbuhannya bak jamur di musim hujan. Kondisi ini memicu kebutuhan LPG subsidi maupun non subsidi bertambah. Demikian halnya kebutuhan BBM. “Ini juga dipengaruhi jumlah kunjungan ke Sulteng sebagai daerah investasi yang terus bertambah,” jelasnya.
Atas permintaan Gubernur Anwar Hafid, Mars Ega Legowo selaku Plh Dirut menyambut positif. Ia meminta agar Pemprov Sulteng segera memasukkan permintaan tertulis untuk ditindaklanjuti.
“Khusus penambahan kuota BBM, Pemprov Sulteng silakan memasukan surat tertulis ke Kementerian ESDM, karena penambahan kuota BBM daerah menjadi kewenangan Kementerian ESDM,” pintanya.
Sementara, kalau urusan LPG cukup di Pertamina Patra Niaga. Untuk kuota BBM, Kementerian ESDM yang putuskan.
Ia juga berterima kasih atas kunjungan Gubernur Anwar Hafid ke kantornya. “Kami doakan Sulteng ke depan makin maju dan berkembang,” ucapnya.






