Selain Pangeran, satu atlet asal Sulteng lainnya yang dipanggil ke Pelatnas adalah Aditya Pratama. Namun, Aditya lolos seleksi atas nama klub Indosport Depok dan bukan melalui jalur Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulteng.
Ketua Umum Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Sulawesi Tengah, Vera Rompas Mastura, turut mengapresiasi keberhasilan dua atlet muda tersebut. Ia berharap pencapaian ini menjadi momentum kebangkitan sepak takraw Sulawesi Tengah menjelang PON 2028 di NTB–NTT.
“Semoga dengan sinergi yang kuat antar lembaga dan pembinaan yang berkelanjutan, takraw Sulawesi Tengah bisa meraih prestasi lebih tinggi. Target kita bukan lagi perunggu seperti PON sebelumnya,” ungkap Vera.
Sebagai informasi, pada PON XXI/2024 di Aceh–Sumut, tim sepak takraw Sulawesi Tengah berhasil meraih dua medali perunggu dari sektor regu putra dan putri. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa cabang olahraga ini konsisten menyumbang prestasi bagi daerah.






