Sementara, seorang masyarakat yang sedang melintas ketika itu kepada media ini mengaku sering melintas di ruas jalan dari kota Palu menuju kabupaten Pasangkayu Sulbar. Ia mengatakan bahwa kondisi jalanan yang berlubang di sejumlah titik itu sudah cukup lama dan sampai saat ini belum ada perhatian dari pihak pemerintah.
“Dengan kondisi jalan yang banyak berlubang ini, kami mengimbau kepada masyarakat yang tengah melintas dengan kendaraanya diharapkan berhati – hati agar tidak terjadi hal yang bisa merugikan,” kata Moh Yusuf salah seorang pengendara mobil taft berwarna hijau dengan tulisan investigasi di kaca depan mobilnya itu.
Ia juga meminta kepada pemerintah atau instansi terkait agar segera melakukan tindakan perbaikan jalan yang rusak itu sehingga mobilitas aman untuk dilalui. Terlebih lagi di kawasan perlintasan tambang dimana kondisi jalan yang di lalui sudah sangat parah.
“Kami juga meminta agar pemerintah serius memperhatikan kondisi jalan yang menjadi perlintasan mobil tambang galian c khususnya di ruas Kota Palu – Donggala, kondisi jalannya sudah sangat buruk dan sangat mengganggu arus lalu lintas,” tuturnya.
Diketahui, jalan Trans Sulawesi ruas Surumana – Kota Palu merupakan tanggungjawab dari kementerian PUPR Direktorat Jendral Bina Marga melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah pada Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah II.
(ZF)






