Insaf, Mantan Teroris Poso Kini Jualan BBM

oleh -

Palu, Posrakyat.com – Lima tahun mendekam di penjara menjadi titik balik bagi WK untuk menyadari kesalahannya menjadi seorang teroris.

Selama bertahun- tahun WK mengikuti ajaran radikal dan terlibat dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Kabupaten Poso, dalam menyebarkan paham radikalisme.

Namun setelah mendekan selama 5 tahun di Lembaga Pemsyarakatan Kelas II Petobo, menjadi tempat untuk itikaf bagi WK. WK memutuskan keluar dari jaringan kelompok teroris karena sadar tindakannya itu menyebabkan sesama umat Islam menderita.

Saat ini WK telah kembali ke masyarakat bahkan untuk menghidupi kebutuhannya keluarganya sehari-hari, WK berjualan bahan bakar minyak ( BBM ).

Menurut pengakuan WK kepada Kasubdit IV Dit Intelkam Polda Sulteng Kompol Safrudin bahwa pemahaman idiologi yang mengarah keradikalisme, akan menjadi dasar seseorang melakukan aksi terorisme. Makanya untuk menangkal hal- hal tersebut, pihak -pihak terkait harus melakukan program mencegahan sedini mungkin.

Ia berharap aparat keamanan terus melakukan pendekatan dengan cara membangun silahturahmi secara rutin agar hubungan emosional terus terjalin.

” Dengan demikian, para eks napi kasus terorisme, tidak akan kembali terpengaruh dengan paham dan idiologi yang menjurus ke aksi terorisme,” tuturnya.

Ia juga berharap pesta demokrasi baik itu Pilpres maupun Pileg dapat berlangsung aman dan damai. Kemudian masyarakat juga dapat menggunakan hak pilihnya dan tidak golput.

Maraknya berita-berita bohong alias hoax serta ujaran kebencian melalui media sosial, kata WK harus kita ” perangi”, sebab cara-cara tersebut hanya akan memecah belah persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa.

Walhasil kata WK sampai saat ini kondisi keamanan di wilayah Kabupaten Poso tetap aman dan terkendali. (AM)

loading...