Jalan Rusak Parah Terkesan Diabaikan, Kemana Puluhan Miliar Anggaran BPJN Sulteng?

oleh -
oleh
Badan jalan yang rusak parah di Desa Tomoli, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong, KM 108 - 109. FOTO: TIM

Dilansir dari berbagai sumber bahwa pihak BPJN melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) mengatakan telah membina ruas jalan mulai dari Tinombo – Toboli dengan tujuan utama dilaksanakan preservasi kawasan jalan ini guna memenuhi standar jalan yang berkelanjutan, sehingga upaya mereka selalu mempertahankan jalan nasional ini dalam kondisi mantap.

Dikemukakan, dalam membina ruas jalan meliputi ruas Ampibabo – Toboli Parigi Moutong sepanjang 147 km. Pada 2021, di samping penanganan rehabilitasi dan pemeliharaan rutin jalan, juga ada penanganan rutin dan rehabilitasi jembatan, serta drainase, yaitu penanganan bronjong di jembatan Silanga III, pembuatan box culvert di Bainaa dan Sipayo, pembuatan plat duicker di Tomoli, pembuatan blok – blok beton penahan  abrasi  pantai di jembatan Oguu Sidoan, serta tembok penahan abrasi di Malanggo Pesisir.

Selain itu, dilaksanakan pula penanganan rehabilitasi jalan efektif di Kasimbar yaitu overlay Campuran Aspal Panas (CAP) sepanjang 2,6 km dan dilakukan perbaikan bahu jalan dengan lapis fondasi agregat kelas S serta pemasangan marka jalan.

Dari sejumlah program tersebut, titik kerusakan badan jalan km 108 – 109 tidak mendapat sentuhan perbaikan, padahal dalam penanganannya, disebutkan ada pembuatan plat duicker di Desa Tomoli, lokasi di mana titik kerusakan badan jalan.

Sementara, Kepala Satuan Kerja (Satker) PJN II, Rhismono yang dikonfirmasi mengaku bahwa lokasi tersebut masuk dalam penanganan paket kontrak.

“Paket kontrak tahun ini 2022. Preservasi jalan Tinombo – Toboli,” ujar Rhismono, Selasa, 10 Mei 2022.

Menurutnya, pelaksanaan lapangan pada paket tersebut meliputi perbaikan pengerasan aspal dan overlay, yang dimulai dari Tinombo menuju Toboli. Di mana kontraktor pemenang tender sedang persiapan untuk melakukan kerja pascalebaran Idul Fitri 2022.

“PT. TMJ pelaksananya, kontrak bulan Februari 2022, Rp18 miliar,” ungkapnya.***

(TIM)