“Saya pernah tinggal beberapa tahun di rumah Habib ‘Ali Alhabsyie dan Syarifah Sida al-Jufri, putri Guru Tua, ketika menimba ilmu di Alkhairaat. Oleh sebab itu, keluarga beliau bukan orang lain bagi saya,” jelas Ketua Umum DPP KNPI yang terpilih secara sah pada Kongres XVI di Jakarta bulan April yang lalu.
Dalam kapasitasnya sebagai Ketum KNPI, Ryano berharap agar Alkhairaat senantiasa memperhatikan masa depan pemuda.
“Kita sama-sama tahu bagaimana komitmen Guru Tua meningkatkan kualitas dan semangat juang para pemuda. Beliau tidak hanya memperhatikan nasib para pemuda di Sulawesi Tengah, tetapi di Indonesia. Mudah-mudahan visi Guru Tua bisa terus kita perjuangkan. Harus diingat, beliau bukan hanya tokoh bagi provinsi ini. Guru Tua adalah ulama dengan visi nasional dan global,” pungkasnya.***






